Lamongan, Radar Lamongan - Setelah menjalani beberapa hari puasa, sebagian masyarakat mengeluh nafsu makan menurun. Rasa lapar dan kenyang yang memicu nafsu makan, dipengaruhi oleh hormon pencernaan dalam tubuh.
Hormon grelin memicu lapar, akan meningkat bila lambung lama tidak ada asupan. Akan menurun secara stabil bila terbiasa tanpa asupan.
Hormon leptin akan memicu rasa kenyang apabila asupan yang masuk dalam tubuh sudah terpenuhi. Sehingga, mengatur pola makan sangat penting untuk menjaga pemenuhan kebutuhan nutrisi dalam tubuh.
Karena tidak banyak yang dimakan, apakah bisa menyebabkan BAB tidak lancar? Makanan yang masuk dalam tubuh, semua akan diproses oleh tubuh. Sisa makanan, terutama makanan yang berserat, akan dikeluarkan tubuh melalui feses. Pemrosesannya 24 jam.
Frekuensi BAB sehari sampai tiga hari sekali. Maka masih normal bila sampai tiga hari baru bisa BAB. Kecuali, sudah sampai tujuh hari baru bisa BAB. Maka harus diberikan obat.
Komposisi BAB adalah air dan serat. Jadi, untuk memperlancar BAB, diperlukan jenis makanan berserat dan minum paling sedikit 8 gelas setiap hari. Jangan lupa melakukan olahraga ringan.
Tips meningkatkan nafsu makan? Memulai berbuka dengan sesuatu yang ringan untuk lambung. Misalnya air hangat manis. Tunggu beberapa saat, bisa dengan salat, baru dilanjut makan besar. Kemudian lengkapi dengan buah dan sayur kandungan serat tinggi seperti garbis. (rka)
Editor : Hakam Alghivari