Oleh:
dr Afni Nurmafiah
Dokter Umum Dokkes Polres Lamongan
BEBERAPA hari di awal puasa tahun ini, cuacanya mendung hingga ada guyuran hujan. Setelah satu minggu, cuaca berubah lagi.
Mungkin, ada yang merasakan badannya seperti demam. Kondisi tubuh itu harus dilihat lebih dulu. Apakah demam tinggi atau sumer saja?
Jika badan hanya terasa hangat, maka ada kemungkinan mengalami dehidrasi. Sehingga, minum air putihnya harus tercukupi waktu sahur dan berbuka.
Beda lagi kalau demam tinggi. Harus ada cairan yang masuk ke tubuh, hingga melakukan pemeriksaan tubuh.
Baca Juga: Keuntungan Meminum Air Kelapa Muda saat Berbuka, Begini Penjelasannya
Jika imun bagus, maka penyakit pancaroba seperti batuk, pilek, dan diare, akan lewat begitu saja. Untuk buah yang antioksidan itu buah yang banyak air seperti anggur, apel, per. Jangan lupa makan - makanan sayur.
Diharapkan saat sahur tidak minum teh maupun kopi. Karena itu mengakibatkan sering buang air kecil sehingga bisa menyebabkan dehidrasi. Akibatnya, waktu pertengahan hari badan terasa lemas dan imun bisa mengalami penurunan.
Paling bagus, minum air putih, makan sayur, dan buah – buahan yang mengandung air. Minum air putih sebanyak delapan gelas atau dua liter Sedangkan untuk buka puasa, hindari makanan yang berlemak seperti gorengan. Pola tidur harus teratur, minimal 8 jam. Ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Aktivitas olahraga juga sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Sehingga, ibadah di Ramadan semakin lancar. (mal)