SETELAH beberapa hari berpuasa, mungkin sebagian muslim ada yang sudah merasa malas untuk sahur. Mungkin,terasa seperti sudah terbiasa menahan lapar dan haus.
Sahur itu sangat penting bagi seseorangyang hendak berpuasa. Sebab, makansahur membuat kita memiliki energi dan nutrisi yang cukup untuk menjalankan puasa. Karena itu,jangan melewatkan sahurselama berpuasa Ramadan.
Ada beberapa resiko bila puasa tanpa sahur. Di antaranya,meningkatkan resikodehidrasi. Ini bisa terjadi karena tubuh membutuhkansekitar 2 gelas air. Sahurmenjadi salah satuwaktu untuk memenuhi kebutuhan cairantubuh tersebut.Jika dehidrasi, maka tubuhterasa lemas, haus, pusing,kurang konsentrasi, bahkandapat menyebabkan penurunantekanan darah.
Selain itu, tanpa sahur kadargula bisa menurun. Padahal,gula menjadi salah satu sumber energi bagitubuh. Kondisi ini juga bisamengakibatkan pusing, keringat dingin, lemas. Bahkan bagi penderita diabetes, tubuhakan mudah drop dan bisa menurunkan kesadaran.
Nutrisi yang tidak tercukupikarena tanpa sahur, dapat menurunkan sistem imun tubuh dan memudahkan terkena penyakit seperti batuk,pilek, dan diare. Kekurangan nutrisi dan energi,dapat menyebabkan penurunan berat badan dan massaotot yang berakibat kurangbaik bagi kesehatan.
Membiarkan perut kosongdalam jangka waktu terlalulama juga dapat menyebabkangangguan lambung. Asamlambung yang meningkat akanmenyebabkan keluhan nyeriulu hati, rasa terbakar di dada,mual, hingga muntah.
Jadi, sahur sangat penting sekali dilakukan karenawaktu yang sangat tepat untuk mengisi energi di tubuh kita sebelum menjalankan puasa. Empat sehatlima sempurna ada pada saat sahur. (mal/yan)
Editor : Hakam Alghivari