Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Adu Lari Lebih Menantang

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 10 Juni 2022 | 17:51 WIB
Lintang Cahya Saputra (Istimewa/RDR.LMG)
Lintang Cahya Saputra (Istimewa/RDR.LMG)
LINTANG Cahya Saputra senang berolahraga. Dia terkadang menjadi pemain sepak bola, pendekar, pelari, dan atlet tolak peluru.

 

‘’Untuk pencak silat, saya mulai ikut sejak kelas 4 SD. Awalnya saya hanya iseng mengikuti, tapi karena saya kemudian bisa memenangkan perlombaan, akhirnya saya memutuskan lanjut menekuni pencak silat. Orang tua juga memberikan dukungan penuh,” kata siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Lamongan tersebut.

 

‘’Saya pertama kali ikut lomba di Mantup, langsung diikutkan di nomer tarung oleh pelatih. Ternyata bisa juara satu. Selain di Mantup, saya juga dapat juara satu tingkat nasional di Surabaya, serta juara 2 di Gresik,” imbuh pemegang sabuk melati 1 tersebut.

 

Lintang juga berprestasi di cabor atletik. “Saya pernah ikut O2SM (Olimpiade Olahraga Siswa Muhammadiyah). Saya ikut lari sprint nomer 200 meter dan tolak peluru. Alhamdulillah, keduanya dapat juara satu,” ujar Lintang.

 

Hanya di sepak bola dia belum mengukir prestasi. “Saya berposisi sebagai gelandang serang. Saya pernah bertanding di Tambakboyo, Surabaya dan Gresik, tapi sejauh ini belum pernah menang,” kata Lintang.

 

Di antara ketiga cabor yang digelutinya, Lintang paling menyukai lari sprint. “Musuh-musuhnya jauh lebih menantang kalau sprint,” alasannya.

 

Pola makan Lintang diatur agar kondisi tubuhnya terjaga. ‘’Saya disuruh makan banyak buah-buahan, serta dilarang mengkonsumsi gorengan dan es. Saya juga tidak dibolehkan makan banyak-banyak sebelum bertanding,” jelasnya. (edo/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bupati yes #bupati lamongan #Kancil #Adu Lari #lamongan