RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Cultural Camp Batch 3 2026 memasuki hari kedua kemarin (3/10). Di hari kedua tersebut Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro mengajak 10 mahasiswa internasional mengeksplorasi wisata dan budaya di Kota Ledre. Mulai dari Museum Geopark Bojonegoro, mengenal sejarah di Museum Rajekwesi, belajar dan melihat proses budaya lokal di Latansa Batik, sampai menikmati pesona Kahyangan Api.
Kegiatan di hari kedua tersebut semakin seru. Terlebih 10 mahasiswa dari berbagai negara itu bukan sekadar jalan-jalan. Namun mengenal lebih dekat budaya dan sejarah Bojonegoro.
Kunjungan ke Kahyangan Api menjadi kegiatan paling seru. STIEKIA tak hanya mengajak 10 mahasiswa tersebut mengeksplorasi destinasi wisata. Namun belajar tari khas Bojonegoro. Sehingga budaya itu bisa dijaga dan terus dikenalkan ke generasi muda. Bukan hanya untuk dikenang.
Baca Juga: STIEKIA Bawa 10 Mahasiswa Internasional Temui Bupati Bojonegoro dalam Cultural Camp Batch 3
Kegiatan Cultural Camp STIEKIA adalah agenda rutin tahun yang dilaksanakan oleh STIEKIA bekerjasama dengan ITS Global Engagement. Program ini menjadi bagian dari upaya STIEKIA untuk memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya sekaligus membuka ruang interaksi antara mahasiswa STIEKIA dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Pada hari pertama Jumat (2/10) lalu, 10 mahasiswa dari Kanada, Perancis, dan Malaysia tersebut berkesempatan bertemu Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Kemudian mengunjungi SMAN 1 Singgahan, Tuban hingga melihat langsung penyematan benih jati dan observasi lingkungan di Sumber Mata Air Krawak Desa Guwoterus, Montong, Tuban. (*/irv)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah