Unugiri Gelar Yudisium Lima Fakultas, Ratusan Sarjana dan Pascasarjana Baru Siap Mengabdi

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 16:38 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro menggelar rangkaian yudisium bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana pada 2-3 September 2026. Yudisium berlangsung di Lima fakultas, dengan Fakultas Tarbiyah mencatat jumlah lulusan terbanyak, yakni 391 mahasiswa.

Rangkaian yudisium dimulai Rabu (2/9) melalui Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), serta Fakultas Syariah dan Adab (FSA). Sehari berikutnya, giliran Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Yudisium Pascasarjana ke-VI untuk Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Magister Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Rektor Unugiri, M. Jauharul Ma'arif mendorong para lulusan untuk tidak berhenti setelah meraih gelar akademik. Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat, lulusan diminta berani mengambil peluang sekaligus terus meningkatkan kemampuan.

Baca Juga: FST Unugiri Luluskan Sarjana ke-VIII, Rektor: Jangan Takut Bermimpi Besar

"Jangan takut untuk bermimpi lebih besar. Jangan takut mengambil kesempatan yang ada. Yang penting adalah terus belajar dan terus meningkatkan kemampuan," pesannya ketika turut hadir di Yudisium FST.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam rangkaian yudisium. Para lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu membawa kompetensi yang diperoleh selama kuliah menjadi karya dan pengabdian di masyarakat.

391 Lulusan Fakultas Tarbiyah

Fakultas Tarbiyah menjadi penyumbang lulusan terbesar dalam rangkaian yudisium kali ini. Sebanyak 391 mahasiswa dari tiga program studi dinyatakan lulus.

Rinciannya, 244 lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 99 dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan 48 dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Dekan Fakultas Tarbiyah, Ulfah, membekali para lulusan dengan prinsip "DOA", yakni Dedikasi, Optimisme, dan Akhlak. Ketiga nilai tersebut diharapkan menjadi pegangan lulusan dalam melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan.

Baca Juga: UNUGIRI Masuk Enam Besar PTNU Terbaik 2026

Para lulusan diminta tetap berdedikasi dalam ilmu dan pengabdian, menghadapi tantangan dengan optimisme, serta menjaga akhlakul karimah sebagai bagian dari identitas meski telah meraih gelar akademik.

Lulusan Farmasi Didorong Lanjut Profesi

Di Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), sebanyak 44 mahasiswa Program Studi S1 Farmasi dinyatakan lulus setelah menempuh masa studi selama empat tahun.

Lulusan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan profesi apoteker. Pihak kampus juga menyampaikan rencana membuka pendidikan profesi tersebut di UNUGIRI, sehingga lulusan nantinya memiliki pilihan melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar daerah.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Pendidikan (BPP) Unugiri Saifudin Idris mengingatkan lulusan agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan. Kompetensi yang dimiliki, menurut dia, juga dapat menjadi modal untuk menciptakan peluang kerja.

Baca Juga: UNUGIRI Bojonegoro Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik Jawa Timur, Raih 25 Hibah Penelitian Nasional dan SINTA Score Tertinggi di Bojonegoro

"Kalian punya keahlian khusus, jenengan itulah yang banyak dicari orang," ujarnya.

Perwakilan mahasiswa, Tika Roro Anti, juga memberikan refleksi mengenai makna yudisium. Menurut dia, kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk membawa ilmu yang diperoleh selama kuliah ke kehidupan nyata.

"Yudisium ini bukanlah akhir. Ini adalah jeda untuk kita menarik napas sebelum kita berlari mengabdi di dunia nyata," katanya.

Pada yudisium tersebut, penghargaan penelitian terbaik diberikan kepada Satrio Tantio Danu Saputro atas penelitian mengenai kepatuhan pengobatan pasien hipertensi.

FSA Bekali Lulusan dengan Integritas

Fakultas Syariah dan Adab (FSA) meluluskan mahasiswa dari tiga program studi, yakni Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Hukum Keluarga Islam (HKI).

Baca Juga: Membanggakan, Mahasiswa UNUGIRI Luncurkan Tiga Inovasi Digital untuk ATR/BPN Kabupaten Bojonegoro

FSA turut memberikan penghargaan penelitian terbaik dalam dua kategori. Untuk kategori luaran skripsi, penghargaan diberikan kepada Muhammad Nur Khozin dari HES, Ahmad Ubaidillah Khofib dari HKI, dan Bint Nuri Zahro dari BSA.

Sedangkan kategori luaran jurnal diraih Ahzunia Nur Azkia dari HES dan Muhammad Fathul Alim dari HKI.

Pimpinan fakultas menekankan bahwa yudisium bukan menjadi titik akhir pendidikan. Para lulusan diharapkan mampu membawa ilmu ke tengah masyarakat dengan tetap menjaga integritas, adab, dan nilai-nilai religius di tengah perkembangan era digital.

Anak Petani Buktikan Pendidikan Bukan Soal Latar Belakang

Di Fakultas Sains dan Teknologi (FST), yudisium diikuti lulusan dari lima program studi, yakni Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Statistika (Sains Data), dan Teknik Mesin.

Bagi Muhammad Zaini Rohmad Abidin dari Program Studi Teknik Informatika, kelulusan menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikannya. Latar belakangnya sebagai anak petani menjadi cerita tersendiri dalam perjuangan menyelesaikan pendidikan tinggi.

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa latar belakang ekonomi keluarga bukan penghalang untuk meraih pendidikan dan membangun masa depan.

Dekan FST M. Jauhar Ikri menegaskan bahwa gelar akademik tidak seharusnya berhenti sebagai deretan huruf di belakang nama. Gelar perlu diwujudkan melalui karya dan profesionalisme ketika lulusan kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga: UNUGIRI Bojonegoro Raih Penghargaan Pemprov Jatim atas Kontribusi Beasiswa Pendidikan

Selain jenjang sarjana, Unugiri juga menggelar Yudisium Pascasarjana ke-VI pada Kamis (3/9). Prosesi tersebut mengukuhkan lulusan Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Magister Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Rangkaian yudisium ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki tahap baru setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka dihadapkan pada pilihan untuk melanjutkan studi, memasuki dunia kerja, maupun membawa kompetensi yang diperoleh selama kuliah menjadi karya dan pengabdian di masyarakat. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
pascasarjana unugiri Yudisium sarjana