RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM — Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro 2026 resmi berakhir, Jumat (28/8). Penutupan berlangsung edukatif dan meriah di GoFun Entertainment Complex, menghadirkan hiburan dari artis nasional.
Menariknya, tak hanya hiburan. Mahasiswa baru mendapat bekal mengenai persoalan yang tidak kalah penting, yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk melalui aktivitas mereka di ruang digital.
Baca Juga: UNUGIRI Masuk Enam Besar PTNU Terbaik 2026
Pesan itu disampaikan Kasat Binmas Polres Bojonegoro AKP Fatkur Rahman S.H. dalam sesi talk show bersama mahasiswa baru Unugiri.
Fatkur Rahman menekankan, menjaga situasi daerah tetap aman bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda juga memiliki ruang untuk berkontribusi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Tugas menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi,” ujarnya.
Lebih lanjut, kondisi kamtibmas memiliki kaitan erat dengan berbagai aktivitas masyarakat. Ketika keamanan terjaga, kegiatan ekonomi, pembangunan, hingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung lebih lancar.
Baca Juga: Ribuan Giri Muda Ramaikan Pembukaan PKKMB Unugiri 2026
Karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memahami dinamika sosial di sekitarnya. Salah satunya dengan menggunakan perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.
Menurut Fatkur, tantangan menjaga kamtibmas kini juga berkembang seiring masifnya penggunaan media sosial. Polri pun perlu mengikuti perubahan pola interaksi masyarakat, terutama generasi muda yang banyak beraktivitas di ruang digital.
Media sosial, lanjut dia, bahkan dapat menjadi cerminan perilaku penggunanya. Unggahan, komentar, maupun berbagai aktivitas yang ditinggalkan di internet dapat membentuk jejak digital seseorang.
“Apa yang kita tulis dan unggah di media sosial dapat mencerminkan karakter kita,” pesannya.
Karena itu, mahasiswa baru Unugiri diajak lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi maupun membuat unggahan di media sosial. Kebebasan berekspresi perlu berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap dampak dari setiap aktivitas digital.
Sementara itu, penutupan PKKMB Unugiri 2026 tidak hanya diisi agenda edukatif. Suasana berubah lebih meriah dengan hiburan musik yang menghadirkan Defarina Indra dan Syarif Hidayatullah sebagai pengisi acara.
Kehadiran kedua artis tersebut menjadi penutup rangkaian PKKMB yang sebelumnya diikuti lebih dari seribu mahasiswa baru dari berbagai fakultas dan latar daerah.
Selain memperkenalkan kehidupan akademik, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan sosial serta membangun kesiapan memasuki kehidupan perguruan tinggi. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari