RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 8 Universitas Airlangga menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan mengenai Hipertensi (HT) dan Diabetes Mellitus (DM) sekaligus Medical Check Up (MCU) di Balai Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (30/7).
Kegiatan ini diikuti oleh 53 warga setempat dari berbagai kalangan usia. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai penyakit tidak menular, khususnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus, yang disampaikan oleh dua mahasiswa KKN BBK 8 Universitas Airlangga, yaitu Shafira Aulia Maharani dari Fakultas Kedokteran (FK) dan Nisrina Qaanita Aisyah dari Fakultas Keperawatan (FKP).
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menjelaskan mengenai faktor risiko, gejala awal, cara pencegahan, hingga pentingnya deteksi dini kedua penyakit tersebut yang kerap disebut sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala signifikan pada tahap awal.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan MCU gratis bagi warga yang hadir. Pemeriksaan kesehatan ini terdiri atas pengecekan Indeks Massa Tubuh (BMI), tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang dibagi ke dalam tiga pos pemeriksaan kesehatan agar proses berjalan lebih tertib dan efisien.
Seluruh rangkaian pemeriksaan diawasi langsung oleh tenaga kesehatan setempat, yaitu perawat dari Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes), guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan hasil pemeriksaan akurat.
Koordinator kegiatan Shafira Aulia Maharani menyampaikan, bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Pilang akan pentingnya menjaga kesehatan.
Baca Juga: Permudah Pertemuan Peternak dan Pedagang, Unair Tawarkan Aplikasi Jual Beli Sapi
“Khususnya dalam mencegah penyakit degeneratif yang banyak dialami oleh masyarakat usia produktif hingga lanjut usia,” tutur Shafira
Mujadidda Putri Aisyah, salah satu mahasiswa KKN BBK 8 Universitas Airlangga berharap melalui sosialisasi dan MCU ini, warga Desa Pilang dapat lebih memahami kondisi kesehatannya masing-masing serta lebih waspada terhadap risiko hipertensi dan diabetes. “Sehingga dapat segera melakukan langkah pencegahan maupun penanganan lebih lanjut," imbuhnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sebanyak 53 peserta yang hadir tidak hanya mengikuti sosialisasi dengan aktif berdiskusi dan bertanya seputar pola hidup sehat, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara menyeluruh di ketiga pos pemeriksaan yang disediakan.
Perangkat Desa sekaligus Kepala Ponkesdes Pilang, Fithra Yonas, turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN BBK 8 Universitas Airlangga ini. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai bentuk edukasi kesehatan bagi masyarakat desa, mengingat akses layanan kesehatan preventif di tingkat desa masih perlu terus ditingkatkan.
Kegiatan sosialisasi Hipertensi-Diabetes Mellitus dan MCU ini menjadi salah satu rangkaian program kerja KKN BBK 8 Universitas Airlangga di Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, yang secara umum berfokus pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di berbagai bidang, termasuk kesehatan. (*/bgs)
Editor : Hakam Alghivari