Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bidikan Lensa Abul di Kota Pahlawan Antar Unigoro Raih Juara Harapan III Fotografi Jurnalistik Peksimida Jatim 2026

M. Nurcholis • Senin, 13 Juli 2026 | 12:43 WIB
Abul Fida Ismail memukau dewan juri melalui karya foto features yang mengabadikan sisi humanis kehidupan di Kota Pahlawan, Surabaya. (UNIGORO FOR RADAR BOJONEGORO)
Abul Fida Ismail memukau dewan juri melalui karya foto features yang mengabadikan sisi humanis kehidupan di Kota Pahlawan, Surabaya. (UNIGORO FOR RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Abul Fida Ismail, kembali mengharumkan nama Universitas Bojonegoro (Unigoro) di ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur 2026, Sabtu (11/7/26). Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unigoro memukau dewan juri melalui karya foto features yang mengabadikan sisi humanis kehidupan di Kota Pahlawan, Surabaya. Dia berhasil meraih juara harapan III di tengah persaingan dengan fotografer mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Baca Juga: Monolog Balada Sumarah Pukau Dewan Juri, Mahasiswi Unigoro Raih Juara Harapan III Peksimida Jatim 2026

Abul menuturkan, lomba fotografi jurnalistik kali ini mengangkat tema Cerita Manusia di Kota Pahlawan. Setiap peserta diberi waktu tiga jam untuk hunting foto di spot-spot yang telah ditentukan panitia. “Satu jam pertama kita dibebaskan ambil foto apa saja. Satu jam berikutnya hunting foto di titik A. Satu jam berikutnya di titik B. Untuk penilaiannya, setiap peserta diwajibkan mengumpulkan lima karya foto sekaligus caption-nya,” tuturnya, Senin (13/7/26).

Penilaian lomba fotografi jurnalistik menitikberatkan pada kekuatan cerita objek. Abul menyadari, karya-karya fotonya kurang meng-highlight satu tokoh utama yang ada di lokasi Kota Pahlawan. Sehingga tidak ada kesinambungan cerita dari lima foto yang dikumpulkan. “Saya terlalu fokus pada komposisi sehingga mengesampingkan cerita dari foto itu sendiri. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya agar lebih mendalami makna fotografi jurnalistik,” ujar pemuda asal Desa Sudu, Kecamatan Gayam. (din)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#pekan seni mahasiswa daerah #lomba fotografi #unigoro #jurnalistik #fotografer