Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Melalui KKN TK: Unigoro Kolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro dalam Registrasi Geopark UNESCO

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 15 Juli 2025 | 02:10 WIB
Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) berduyun-duyun keluar dari Hall Suyitno sebelum berangkat ke tempat KKN TK masing-masing. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) berduyun-duyun keluar dari Hall Suyitno sebelum berangkat ke tempat KKN TK masing-masing. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – 792 mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi dilepas untuk menjalani kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) 2025 pada Senin pagi (14/7). Selain untuk pengabdian maysarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKN TK juga ditargetkan menguak dan mengembangkan potensi desa di berbagai wilayah Bojonegoro.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro, Laily Agustina menjelaskan, KKN TK tahun ini mengusung tema ‘Optimalisasi Potensi Desa Dalam Mendukung Pengembangan Geopark Untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan,’.

792 mahasiswa tersebut dibagi menjadi total 28 kelompok yang disebar ke daerah yang berbeda-beda di swilayah Bojonegoro. Nantinya, para mahasiswa bakal mengabdi selama sebulan hingga 13 Agustus di lokasi masing-masing.

“Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah Unigoro,” ujar Laily.

Total ada 28 lokasi pelaksanaan KKN TK, yang terdiri dari 16 situs geologi, 4 situs biologi dan 8 situs kebudayaan.

Laily melanjutkan, Bojonegoro memiliki potensi budaya dan geologi besar yang wajib dikaji keberadaannya, serta dilindungi secara sungguh-sungguh dan dikembangkan agar dapat menggerakkan ekonomi Masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya.

“Tentu ini menjadi tugas tidak hanya untuk pemerintahan, namun juga masyarakat,” lanjut Laily.

(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

Tidak hanya berfungsi sebagai pengabdian untuk masyarakat Bojonegoro, sesuai namanya KKN TK Unigoro juga merupakan wujud kolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro. Sehingga lokasi-lokasi tersebut sengaja dipilih untuk mendukung langkah Pemkab mendaftarkan Bojonegoro sebagai wahana UNESCO Global Geopark (UGGp).

“Kami memang sudah koordinasi dari jauh-jauh hari, alhamdulillah saat proses revalidasi kemarin kmai juga dilibatkan oleh Pemkab. Sehingga masukan yang disampaikan oleh tim evaluator geopark bakal jadi pekerjaan rumah yang digarap oleh peserta KKN di lapangan,” jelas Laily.

Laily berpandangan kolaborasi antara pemkab dan Unigoro dapat menumbuhkan berbagai potensi.

“Yang pertama, mahasiswa punya nilai tambah untuk berlatih membentuk jaringan sosial, terutama dengan pemerintah. Kemudian mahasiswa juga punya kemudahan dalam mencari narasumber dan pendamping kegiatan, yang disediakan pemkab secara gratis,” lanjutnya.

Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan belajar mengenai menumbuhkan rasa bangga dan memiliki terhadap Bojonegoro terhadap proyek geopark tersebut.

“Karena geopark tidak dimiliki oleh semua daerah di Indonesia, bahkan Bojonegoro punya potensi sebagai geopark tingkat internasional,” tambah Laily.

Nantinya Unigoro mewajibkan seluruh peserta menghasilkan output berupa publikasi jurnal terakreditasi.

“Minimal ada total 28 dari masing-masing kelompok, bahkan bisa lebih karena beberapa kelompok berencana bakal memproduksi lebih dari satu publikasi,” ujar Laily.

Produk jurnal tersebut dianggap paling vital dalam KKN TK ini. Sebab nantinya jurnal-jurnal tersebut bakal dikumpulkan sebagai bahan kajian akademis pendukung registrasi Bojonegoro sebagai geopark ke UNESCO.

Di samping itu, Unigoro turut mendorong promosi setiap lokasi KKN TK melalui media sosial.

“Kami bakal membuat akun media sosial untuk setiap lokasi serta membuat video promosi. Menurut kami, ini penting karena tidak semua situs memiliki nama besar di kalangan masyarakat,” papar Laily. (edo/cho)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#mahasiswa #kuliah kerja nyata #potensi desa #pengabdian masyarakat #UGGp #universitas bojonegoro #unigoro #Ekonomi #bojonegoro #geopark #unesco global geopark #Potensi #universitas #KKN #unesco