Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menko PMK Pratikno Apresiasi Kultur Akademis di Unigoro, Dorong Kemitraan Strategis dengan Industri dan Investor

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 27 Februari 2025 | 19:54 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Praktikno, mengunjungi Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (26/2/27). Dalam kunjungannya, menteri asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, mengapresiasi kultur akademis di kampus ini. Sekaligus mendorong adanya sinergi antara Unigoro dengan pemerintah pusat.

Setibanya di Unigoro, Pratikno berkeliling terlebih dahulu ke setiap fakultas serta menyaksikan alat instalasi pemanenan air hujan (IPAH). Beliau mengapresiasi kultur akademik di Unigoro yang selalu mengedepankan riset dan inovasi sebagai bentuk kontribusi terhadap daerah.

“Unigoro punya potensi besar untuk berkembang. Kultur akademisnya sudah dapat dan sudah terbukti mampu memberikan inisiatif lokal. Ini bisa menjadi pondasi awal untuk bersaing dengan kampus-kampus di Jawa Timur,” tuturnya.

Di momen yang sama, Pratikno juga mendorong kemitraan strategis dengan industri dan investor untuk menciptakan produk-produk spin-off yang bernilai komersil. Unigoro perlu menanamkan semangat socialpreneur kepada civitas akademikanya. Melalui pengembangan strategi duplicatereplicate, dan scale-up. Ini menjadi konsep penting yang harus dimiliki dosen dan mahasiswa.

Dia mencontohkan, Unigoro dapat memanfaatkan potensi hak atas kekayaan intelektual (HaKI) yang dimiliki oleh civitas akademikanya yang dapat ditentukan nilainya atau divaluasi. “HaKI sekarang dapat divaluasi harganya. Sekarang bisa dihitung berapa HaKI yang dimiliki Unigoro, lalu divaluasi nilainya. Berarti itu menjadi value yang dimiliki Unigoro,” paparnya.

Photo
Photo

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih atas atensi yang diberikan Menko PMK RI. Sebagai yayasan yang menaungi kampus, pihaknya juga berharap adanya kerja sama strategis antara Unigoro dengan pemerintah pusat dan daerah.

“Sinergi inilah yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Bojonegoro. Terlebih, Unigoro dalam waktu dekat ini akan membuka prodi S2 administrasi publik dan sekolah vokasi,” tandasnya.

Saat ini, Unigoro memiliki lima fakultas dan sembilan prodi yang telah terakreditasi. Antara lain prodi hukum, administrasi publik, agribisnis, ekonomi pembangunan, manajemen ritel, teknik sipil, teknik industri, ilmu lingkungan, dan kimia.

Unigoro mengukuhkan diri sebagai kampus nomor satu di Kabupaten Bojonegoro versi Edurank. Tak hanya itu, kampus ini juga menduduki peringkat ke 365 nasional di antara seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Tahun 2025, ranking SINTA Unigoro bertengger di peringkat ke 275 nasional perguruan tinggi se Indonesia. Unigoro juga berhasil mengoleksi skor SINTA all years sebanyak 29.205. Sebagai bukti meningkatnya produktivitas dosen di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. (*/din/kam/cho)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sinta #tambakrejo #Jawa Timur #hak atas kekayaan intelektual #menko #universitas bojonegoro #pemerintah pusat #unigoro #Dolokgede #haki #arief januwarso #menko pmk #bojonegoro #Pemanenan Air Hujan #Sinergi #edurank #pratikno #Yayasan Suyitno #IPAH #Kampus #universitas