RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Universitas Bojonegoro (Unigoro) menjalankan Program KKN ini agar mahasiswa aktif dalam pengabdian masyarakat.
Seperti hari ini, Sabtu pagi (14/7/2024) dilaksanakan upacara pemberangkatan mahasiswa aktif untuk mengabdikan diri di masyarakat.
Sebanyak 27 kelompok mahasiswa bakal melaksanakan KKN Tematik yang akan disebar di lima kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya adalah peserta KKN dari Kelompok 18. Kelompok ini akan mengabdi di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho. Mereka terlebih dulu mengikuti upacara pemberangkatan di halaman Kampus Unigoro. KKN Tematik dilaksanakan mulai 13 Juli hingga 13 Agustus 2024 nanti.
Lima kecamatan yang akan ditempati pengabdian KKN 27 kelompok mahasiswa aktif ini, yakni di Kecamatan Ngasem, Kedungadem, Tambakrejo, Ngraho dan Kepohbaru.
KKN tahun ini bertemakan “Sinergitas Desa dan Perguruan Tinggi dalam Upaya Mencapai Zero Poverty untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.” Dimana Kabupaten Bojonegoro menempati peringkat 11 di Jawa Timur.
Kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro disebabkan oleh kondisi geografis, sarana dan prasarana, jumlah penduduk, rendahnya pendidikan dan rendahnya kualitas kesehatan.
Kabupaten Bojonegoro memiliki wilayah hutan yang sangat luas, yakni 42% dari luas keseluruhan luas wilayah Kabupaten Bojonegoro. Masyarakat yang tinggal berdekatan dengan hutan di Bojonegoro tergolong dalam masyarakat miskin. Lantaran penduduk sekitar hutan berprofesi sebagai petani, di tambah ketidakpemilikan atas lahan dan keterbatasan sarana dan prasana penunjang hasil pertaniaan. Hal ini menambah buruk kondisi perekonomian.
Ada beberapa rangkaian yang dilakukan saat upacara Pemberangkatan KKN Tematik Universitas Bojonegoro. Pembukaan dilakukan oleh Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., sambutan dari Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Dr. Freddy Poernomo, SH., MH., penyematan atribut, penyerahan uang pendanaan KKN secara simbolis dan pelepasan balon udara. (*/irv)
Editor : Yuan Edo Ramadhana