Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dua Gempa Besar Guncang Myanmar: Fenomena Double Earthquake yang Merusak

Hakam Alghivari • Sabtu, 29 Maret 2025 | 00:37 WIB
kerusakan bangunan akibat gempa Myanmar
kerusakan bangunan akibat gempa Myanmar

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Gempa bumi dahsyat mengguncang Mandalay, Myanmar, pada Jumat (28/3/25) siang. Dua gempa dengan kekuatan besar, yaitu 7,7 dan 6,4 skala Richter, terjadi hanya dalam selisih waktu 11 menit dengan pusat gempa yang berdekatan.

Fenomena yang disebut sebagai double earthquake ini merupakan gempa kerak dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar besar Sagaing, salah satu patahan aktif di Myanmar yang kerap menimbulkan gempa berkekuatan besar.

Kronologi Gempa

Dilansir dari Al Jazeera, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa gempa pertama berkekuatan 7,7 skala Richter terjadi pada siang hari, dengan kedalaman hanya 10 km di barat laut kota Sagaing. Episentrum gempa berjarak sekitar 17,2 km dari Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar dengan populasi sekitar 1,5 juta jiwa.

Tak lama setelah gempa pertama, guncangan kedua berkekuatan 6,4 skala Richter menyusul di lokasi yang berdekatan. Kedua gempa ini memicu kepanikan besar di tengah masyarakat, terutama karena kedalaman yang dangkal membuat dampaknya lebih destruktif terhadap bangunan dan infrastruktur.

Dampak Kerusakan

Gempa dahsyat ini menyebabkan kerusakan parah di berbagai daerah. Salah satu dampak terburuk terjadi di Bangkok, Thailand, di mana sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang masih dalam tahap pembangunan runtuh akibat guncangan. Mengutip BBC, kantor berita AFP melaporkan bahwa sebanyak 43 pekerja konstruksi hilang setelah kejadian ini.

Sebelumnya, sekitar 50 orang dilaporkan berada di sekitar lokasi proyek di Taman Chatuchak, yang berjarak ratusan mil dari pusat gempa di Myanmar. Dari jumlah tersebut, 7 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara sisanya masih dalam pencarian.

Tak hanya di Thailand, guncangan gempa juga terasa hingga ke China. Di Bangkok, banyak gedung yang bergetar hebat, menyebabkan orang-orang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Pemerintah Thailand langsung mengadakan pertemuan darurat untuk menanggapi dampak gempa yang juga dirasakan di ibu kota mereka.

Antisipasi dan Langkah Pemerintah

Hingga saat ini, pemerintah Myanmar belum memberikan laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur secara keseluruhan. Namun, mengingat karakteristik gempa yang dangkal, kemungkinan besar dampaknya cukup besar, terutama di daerah padat penduduk dengan infrastruktur yang rentan terhadap bencana.

Gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama bagi negara-negara yang berada di wilayah rawan gempa seperti Myanmar dan negara-negara di sekitarnya. Dengan adanya sistem mitigasi yang lebih baik, diharapkan korban dan kerusakan akibat gempa bumi di masa depan dapat diminimalisir. (oss,nnd/mgg)

Editor : Hakam Alghivari
#gempa #gempa bumi #china #Gempa Myanmar #thailand #mandalay