RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Presiden Prabowo menyambangi Malaysia dalam kunjungan diplomatik pada Senin (27/1) di Menara Petronas, Kuala Lumpur. Pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menghasilkan kesepakatan penguatan kerja sama antar negara bertetangga tersebut, serta beberapa oleh-oleh untuk Presiden Prabowo.
Sebelum memulai perbincangan diplomatik, Prabowo menerima gelar kehormatan dari Kerajaan Johor sebagai bagian dari Malaysia, yakni Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor). Gelar tersebut diserahkan langsung oleh Sultan Johor, Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim.
Penghargaan DKI Johor diberikan kepada raja-raja Malaysia, kerabat dekat kerajaan, serta pemimpin luar negeri yang memiliki jasa memperkuat hubungan bilateral dengan negeri Jiran tersebut. Selain itu, gelar tersebut memiliki makna kejayaan, persatuan, kepemimpinan dan kebersamaan.
Gelar ini juga menyoroti hubungan diplomatik Malaysia dan Indonesia sebagai mitra terdekat satu sama lain, serta peran Indonesia dalam memimpin stabilitas dan kolaborasi multilateral. “Ini menjadi lambang hubungan yang erat antara diri saya dan Malaysia, juga diri saya dengan keluarga Kesultanan Johor,” ujar Presiden Prabowo dalam siarabn pers Staf Presiden.
Dalam perbincangan diplomatik dengan PM Anwar, kedua belah pihak menyetujui untuk mempererat kerjasama bilateral dalam berbagai bidang. Pandangan Prabowo, komitmen ini didasari oleh status Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun dengan ikatan sejarah yang kental.
“Kita punya hubungan sejarah, kita punya hubungan darah, kita punya hubungan budaya, kita bahkan punya hubungan etnis. Kalau tidak salah, banyak pemimpin-pemimpin Malaysia yang masih punya keluarga di Indonesia. Banyak sekali hubungan ini. Jadi saya merasa bahwa hal ini harus membuat hubungan antara Malaysia dan Indonesia lebih khas,” jelas Presiden Prabowo.
Secara spesifik, Presiden Prabowo dan PM Anwar berusaha dalam mempererat kerjasama dalam bidang energi melalui kerjasama antara Petronas dan Pertamina selaku BUMN energi masing-masing kedua negara. Selain itu kedua negara juga sepakat untuk bekerjasama dalam bidang perdagangan dan investasi, terutama dalam perdagangan kelapa sawit ke luar negeri.
“Setiap saya ke negara-negara tertentu mereka selalu mengatakan perlu kelapa sawit. Jadi kita saya kira bisa berbuat banyak baik. Dan terima kasih sokongan dari Malaysia terus dalam hal-hal ini,” ucap Presiden Prabowo.
Mengenai isu multilateral dan geopolitik, kedua pihak juga turut bekerjasama dalam menguatkan kerjasama dan kolaborasi pertahanan negara. Selain itu, baik Presiden Prabowo maupun PM Anwar juga sepemikiran mengenai kedudukan Indonesia dan Malaysia dalam konflik Palestina.
“Masalah Palestina kita berada di satu garis, kita tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Dan kita sangat tegas bahwa satu-satunya solusi adalah solusi dua negara (Palestina tetap berdiri terpisah dari Israel),” tegas Presiden Prabowo.
Usai kunjungan, Presiden Prabowo turut menerima hadiah dari PM Anwar berupa replika helm Formula 1 (F1) milik George Russell saat membela panji tim Mercedes-AMG Petronas pada musim 2022. Prabowo sendiri sempat berkelakar dengan PM Anwar dengan menunjuk mobil F1 Mercedes-AMG musim 2021 yang berada di belakang mereka, seolah-olah meminta tambahan hadiah.
“Mobilnya enggak bisa Pak, maaf Pak,” kata petugas Menara Petronas, diikuti gelak tawa Prabowo, Anwar dan rombongan kunjungan.
PM Anwar sendiri mengaku telah lama mengenal Prabowo sebagai sahabat duka lara selama mengarungi dunia politik di Malaysia, sehingga dirinya bakal mengutamakan kerjasama Indonesia-Malaysia dalam hubungan luar negeri. “Hal-hal yang bisa kita dapat dari Indonesia harus diutamakan dibanding membeli dari negara-negara lain," ujarnya usai pertemuan. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana