Pembunuhan di Desa Bungur, Kanor: Ayahnya Mengalami Luka Serius di Kepala

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:10 WIB
Pelaku Pembunuhan di Kanor diamankan warga
Pelaku Pembunuhan di Kanor diamankan warga

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – BUKAN hanya ibunya pelaku yang jadi korban penganiayaan, ayahnya juga jadi korban penganiayaan dengan sejumlah luka di kepala, hingga dilarikan ke rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, aksi brutal anak kepada ayah dan ibunya di Desa Bungur, Kecamatan Kanor. Mengakibatkan ayahnya mengalami luka hingga dilarikan ke rumah sakit.

 “Ada dua orang yang menjadi korban yang masih berstatus keluarga dekat, satu dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya luka-luka,” ungkap Cipto usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dia menjelaskan, korban meninggal dunia diketahui bernama Supatmi, 65, yang merupakan ibu kandung pelaku. Sementara korban lainnya adalah Mahbop, 70, ayah pelaku, yang mengalami luka-luka juga di bagian kepala dan masih dalam perawatan medis.

Sedangkan pelaku diketahui bernama Mahfud, pria 30 tahun itu ditengarai mengalami gangguan kejiwaan alias ODGJ. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban yang berada di RT 01/RW 04 Desa Bungur, Kecamatan Kanor. Supatmi ditemukan dalam kondisi bersimbah darah setelah diduga dianiaya menggunakan batu.

Baca Juga: Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Jemaah Subuh Kedungadem Ditunda Empat Kali

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengamankan pelaku dan menyerahkannya kepada petugas Polsek Kanor. Pelaku selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel satreskrim polres  masih melakukan olah TKP. Rumah korban juga telah dipasangi garis polisi. Sejumlah warga, kerabat, dan tetangga tampak berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban dan benda yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.

AKP Cipto menegaskan, masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap kedua orang tuanya.

Terkait informasi yang menyebut pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan, AKP Cipto mengatakan hal tersebut masih dalam proses pemeriksaan dokter.

"Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk kronologi dan motifnya. Berikut kondisi kejiwaan pelaku masih dalam pemeriksaan," jelasnya.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah Supatmi kemudian dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk menjalani proses pemulangan jenazah.

Baca Juga: Tragedi Pembacokan Ketua RT di Kedungadem: PDM Bojonegoro Mengutuk Keras Tindak Pembunuhan di Musala

Sampai dengan kemarin sore, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian dan motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. (yna/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Desa Bungur bojonegoro kanor Pembunuhan