Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kasus Kekerasan Oknum Guru di Purwosari Berakhir Damai

Dhani Wahyu Alfiansyah • Jumat, 30 Januari 2026 | 08:00 WIB
ilustrasi Kekerasan, Psikologi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)
ilustrasi Kekerasan, Psikologi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kasus dugaan kekerasan oleh oknum guru terhadap siswa SMK Diponegoro, Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari berakhir damai. Korban berinisial SW telah kembali masuk sekolah, Kamis (29/1).

Keluarga korban, Khalimatus Sa’diyah menyampaikan, bahwa proses penyelesaian dilakukan melalui serangkaian mediasi. “Setelah tiga kali mediasi, sampai ke Pak Camat dan DPRD, saat ini sudah selesai,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesepakatan kedua belah pihak ditempuh secara damai. “Sampun, restorative justice,” tambahnya. kakak kandung korban tersebut menambahkan, bahwa adiknya telah kembali sekolah.

“Alhamduliah, sekarang sudah masuk kembali ke sekolah,” katanya. Namun, pihaknya menegaskan jika kasus tersebut terulang. Akan langsung melaporkan ke kepolisian. "Kalau diulangi lagi akan langsung ke Polres, dan orang tua di sini tidak menuntut apa pun," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Purwosari AKP Subeki membenarkan adanya kesepakatan tersebut. Ia menyatakan bahwa kedua pihak sepakat menyelesaikan perkara melalui restorative justice (RJ).

Sebelumnya, SW diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum guru saat kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada Senin (26/1). Korban mengalami memar di punggung setelah diduga dipukul menggunakan stik drum, meski baru kembali masuk sekolah usai absen karena kecelakaan lalu lintas.

Kasus tersebut sempat ditangani Polsek Purwosari dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro–Tuban, yang menegaskan tidak membenarkan segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#DPRD #Guru #rj #SMK Diponegoro #Kekerasan #Siswa #bojonegoro #kepolisian #pramuka #purwosari #Restorative Justice