RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bagi orang tua jangan mudah memberikan izin anaknya mengendarai motor, jika usianya belum cukup. Sebab, bisa berakibat fatal hingga meninggal dunia di jalan.
Akhir-akhir ini marak kecelakaan yang melibatkan pelajar di Bojonegoro berakhir memakan korban, baik di Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) hingga Jalan Nasional dalam dua pekan terakhir.
Terbaru, Muhammad Azizil Putra (MAP), pelajar asal SMPN 2 Kalitidu meninggal dunia setelah mengalami laka di Jalan Bojonegoro-Kalitidu Kamis (13/6).
"Iya meninggal di rumah sakit," ungkap Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama.
Menurutnya, laka terjadi di jalan Bojonegoro-Cepu, turut Desa Ngringenrejo, Kecamatan Kalitidu, menyebabkan korban MAP, warga Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, meninggal setelah terlibat laka dengan truk boks.
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar juga terjadi Kecelakaan maut ini terjadi di ruas Jalan PUK Purwosari-Ngambon, tepatnya di wilayah Desa Pelem, Kecamatan Purwosari pada Kamis (5/6).
DWN, siswa SMP berusia 14 tahun tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pickup Mitsubishi L300 bernomor polisi W-8070-DW yang dikemudikan oleh S, 45, warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Tambakrejo.
"Akibat dari kejadian laka lantas tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP," terang Septian.
Kemudian, pada Selasa (3/6), tiga motor mengalami kecelakaan beruntun di Jalan PUK jurusan Baureno-Kepohbaru. Seorang pelajar SMA bernama Abdul Aziz, 16, tewas di TKP.
Setelah terlibat laka dengan motor Kawasaki bernopol S 4974 ABL dikendarai Gagas Irnanda Putra, 22, warga Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru.
"Abdul Aziz meninggal di tempat kejadian dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Baureno," ungkap Septian. (dan)
Editor : Muhammad Suaeb