RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 89 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bojonegoro buka bersama (bukber) dengan keluarga masing-masing di dalam Lapas pada Senin (24/3). Hal itu itu dilakukan atas permintaan keluarga.
Namun, tak semua warga binaan permasyarakatan (WBP) bisa ikut dalam kegiatan tersebut, dari total 394 WBP.
Kalapas Bojonegoro Alzuarman menyampaikan, kegiatan buka bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian terhadap keinginan keluarga warga binaan di bulan Ramadan.
‘’Acara buka bersama ini kami gelar atas permintaan dari keluarga warga binaan yang dilontarkan melalui kolom komentar di media sosial Lapas Bojonegoro,” terangnya.
Alzuarman menambahkan, syarat untuk dapat mengikuti bukber yakni setiap anggota keluarga yang datang wajib membawa kartu identitas asli, seperti KTP atau SIM.
Khusus bagi tahanan baru, diwajibkan membawa surat izin dari pihak penahanan sebagai prosedur administratif. ‘’Setiap warga binaan dapat mengundang maksimal tiga orang anggota keluarga inti,” terangnya.
‘’Semuanya diperbolehkan ikut, namun ya mungkin ada warga binaan yang jauh di luar kota dan sibuk jadi tidak bisa ikut,” ungkap Humas Lapas Bojonegoro Ahmad Nuriyan Masyhar kemarin (25/3).
Menurut Riyan, pihak Lapas tidak membatasi peserta, selama memenuhi syarat yang ditentukan. Telah memberikan informasi pada seluruh keluarga. Berdasarkan data Lapas Kelas IIA Bojonegoro, dihuni oleh 324 orang napi laki-laki dan 6 orang napi perempuan. Kemudian, 60 orang tahanan laki-laki dan 4 orang tahanan perempuan. ‘’Jumlah warga binaan ada 394,” pungkasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana