LAMONGAN, Radar Lamongan - Bukannya berbuat baik di Bulan Suci Ramadan, M. Toyyib, 34, justru mencuri kotak amal di Makam Syekh Maulana Ishaq di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran. Setelah diselidiki lebih lanjut, pelaku asal Desa Kranji, Kecamatan Paciran ini lebih dari satu kali mencuri di tempat yang sama.
‘’Dari pengakuan tersangka sendiri, tentunya melakukan pencurian dua kali,’’ tutur Kapolsek Paciran, AKP Ahmad Purnomo kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/3).
Dia menjelaskan, awalnya pengurus kaget setelah mendapai uang di dalam ember hilang. Setelah mengecek ternyata kotak amal telah bergeser dan rusak. Sejak 2022 uang di dalam kotak amal sering hilang dicuri. Kali ini, uang yang dicuri mencapai Rp 25 juta.
‘’Dari situlah, akhirnya anggota melakukan penyelidikan di lokasi tersebut,’’ terangnya.
Petugas mendapati pelaku terekam CCTV mondar-mandir di lokasi kejadian. Selanjutnya, petugas melakukan berhasil membekuk pelaku, yang mengaku merusak kotak amal menggunakan obeng.
‘’Tersangka juga pernah diamankan dengan kasus melakukan pencurian di Paciran,’’ imbuhnya.
Setelah didesak, pelaku tidak mengingat jumlah uang yang telah dicuri, karena seluruhnya telah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. pelaku hanya menyisakan uang Rp 16 ribu hasil pencurian.
‘’Barang bukti yang diamankan, kotak amal dengan kunci rusak, satu obeng, dan uang sisa pencurian,’’ pungkasnya. (mal/ind)
Editor : Hakam Alghivari