BLORA, Radar Bojonegoro - Penganiayaan terhadap seorang pemuda oleh orang tak dikenal berlangsung di sekitar Jalan Panglima Sudirman Blora saat tengah malam beberapa hari lalu. Korban penganiayaan yakni, pemuda berusia sekitar 19 tahun berinisial PWF warga Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon.
Saat menyusuri kabar tersebut, Jawa Pos Radar Bojonegoro memantau kediaman korban di RT 03/RW 01 tampak sepi. Rumah bercat biru putih berada di belakang kantor balai desa itu tertutup. Tak ada orang.
Tetangga korban yang enggan disebutkan namanya menyebut, keluarga di rumah tersebut sedang di rumah sakit Bhakti Husada, Rembang. Lantaran PWF, pemuda yang diduga dianiaya orang tak dikenal hingga opname.
Menurutnya, PWF sedang mengalami luka parah. Hingga sempat koma. Bahkan, ia tak bisa menjenguk dari jarak dekat. ’’Semua sedang di rumah sakit Rembang. Kemarin saya juga habis jenguk. Kalau hari ini masih belum bisa balik,” imbuhnya.
Kaur Perencanaan Desa Tempellemahbang Kasiyanto menyebut, bahwa PWF memang berada di rumah sakit dari kabar yang beredar. Ia tak tahu pasti apa persolan yang mendasari sampai PWF dianiaya orang tak dikenal.
’’Dengar-dengar dari kabar, korban malam-malam pulang ke rumah. Lalu, tiba-tiba ada yang menganiaya,” jelasnya.
Pihaknya juga tak tahu pasti siapa yang melakukan penganiayaan. Menurutnya, korban merupakan pemuda kelahiran 2004 yang mana usai lulus dari sekolah menengah atas. ’’Keluarga korban juga tertutup. Tak memberitahu,” pungkasnya. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari