Kapolsek Sukodadi AKP M Lazib mengatakan, rumah itu dibobol (8/4) saat pemiliknya menjalankan salat tarawih di masjid tak jauh dari rumah tersebut.
Dalam menjalankan aksinya, tersangka tidak sendirian. Dia bersama temannya Slamet Supriyadi, 43, warga Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi. Slamet hingga kini belum berhasil diamankan.
‘’Korban baru mengetahui setelah pulang salat. Pintu bagian depan mengalami rusak,’’ ucap Lazib.
Dia menjelaskan, saat mengecek rumahnya, korban tak menemukan handphone Realme C17, Redmi Note 8, dan Samsung M51, di kamar dan ruang tamu.
‘’Korban kemudian melakukan pengecekan ke dalam toko miliknya,’’ jelas Lazib.
Di toko, lanjut dia, kondisinya acak – acakan. Rokok sebanyak 50 stang milik korban lenyap.
‘’Petugas melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut,’’ kata Lazib kemarin (11/4).
Polisi mendapatkan infomasi bahwa satu handphone hasil pencurian dipendam di lahan kosong. Tersangka akhirnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Turi.
‘’Dua handphone telah dijual dengan harga Rp 2 juta. Sedangkan semua rokok telah dititipkan kepada salah satu temannya di wilayah Paciran,’’ imbuh Lazib.
Barang bukti yang berhasil diamankan, handphone Realme C17 biru dan uang tunai Rp 500 ribu hasil penjulan handphone. (mal/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto