RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Calon jemaah haji (CJH) asal Bojonegoro yang berangkat pada 2027 diprediksi mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp 3,2 juta per jemaah.
Sehingga biaya pelunasan haji diperkirakan sebesar Rp 29,7 juta untuk embarkasi Surabaya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro, Abdulloh Hafith, membenarkan adanya subsidi tersebut. Bahwa, pemerintah akan memberikan subsidi sebesar Rp 3,2 juta per jemaah haji 2027. Sebelumnya tidak ada atau pertama kali diberlakukan.
"Iya, benar," ujarnya.
Hafith menyampaikan, prediksi pelunasan biaya haji untuk CJH Bojonegoro. Berdasarkan perhitungan sementara, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) diperkirakan mencapai Rp 98,4 juta per jemaah. Sementara itu, nilai manfaat yang tercatat sebesar Rp 43,8 juta.
Baca Juga: Embarkasi Haji Bojonegoro Bergeser Kediri
Kemudian, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk embarkasi Surabaya (SUB) diprediksi sebesar Rp 61,3 juta. Dari jumlah tersebut, calon jemaah diperhitungkan mendapat pengurang berupa setoran awal Rp 25 juta, nilai manfaat Rp 3,4 juta, serta subsidi pemerintah Rp 3,2 juta.
Dengan total pengurangan sebesar Rp 31,6 juta, calon jemaah diprediksi perlu menyiapkan dana pelunasan sebesar Rp 29,7 juta. Sedangkan, untuk rerata bipih sebesar Rp 54,6 juta.
"Bipih Rp 61,3 juta dikurangi Rp 31,6 juta. Jadi, pelunasan sekitar Rp 29,7 juta," terangnya.
Dia mengimbau, untuk CJH Bojonegoro yang dijadwalkan berangkat pada 2027 agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan dana pelunasan sekitar Rp 29,7 juta tersebut.
"Jaga kesehatan dan persiapkan pelunasan," pesannya. (ewi/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah