RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dua jamaah haji Bojonegoro dari kloter 40 masih tertahan di Surabaya hingga kemarin (04/5). Jamaah haji suami istri tersebut tertahan karena salah satunya sakit. Sehingga tak memenuhi syarat untuk melakukan penerbangan. Kedua jamaah haji itu dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi hari ini (5/5). Bergabung dengan jamaah haji kloter 52.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro Abdullah Hafid mengatakan ada dua orang jamaah dari kloter 40 yang masih tertahan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Salah satu dari dua jamaah haji tersebut sempat sakit. Sehingga tidak layak terbang.
‘’Suami istri, suaminya sakit sehingga istrinya ikut menunggu,” ungkapnya. Hafid memastikan jamaah haji tersebut sudah pulih. Kemudian hari ini dijadwlakan berangkat ke Madinah bersama kloter 52.
‘’Akan bergabung dengan jamaah haji Bojonegoro lainnya di Madinah,” ujarnya. Menurut Hafid, sementara 1.739 jamaah haji Bojonegoro lainnya telah berada di Kota Madinah.
Baca Juga: 102 ASN Bojonegoro Cuti Haji, Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu
Jamaah haji tersebut sedang melaksanakan ibadah Salat Arbain atau ibadah salat fardhu berjamaah sebanyak 40 waktu secara berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah, tanpa terputus. Selain itu, berziarah ke makam rasulullah Nabi Muhammad SAW.
‘’Dijadwalkan di Madinah selama sembilan hari. Lalu bergeser ke Kota Mekkah,” ungkapnya.
Terkait kondisi jamaah haji di Madinah, Hafid mengaku semua dalam aman dan baik-baik saja. Namun kondisi cuaca di Madinah sedang panas. Sehingga jamaah haji harus pintar menjaga kondisi. Terutama lansia wajib memaksimalkan waktu istirahat di hotel.
‘’Panas mencapai 41 derajat celcius hingga 47 derajat celcius,” terangnya. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari