Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

CJH Bojonegoro Siap Berangkat 1 Mei, Kemenhaj Siapkan 20 Petugas Haji

M. Irvan Romadhon • Senin, 27 April 2026 | 07:45 WIB
KOPER HAJI: Petugas mengangkut koper haji pada musim lalu, Kemenhaj Pastikan tahun ini tak ada haji furoda. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
KOPER HAJI: Petugas mengangkut koper haji pada musim lalu, Kemenhaj Pastikan tahun ini tak ada haji furoda. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tahapan haji 2026 tinggal menunggu pemberangkatan pada 1 Mei mendatang. Terlebih segala persiapan sudah dilakukan. Termasuk koper telah dibagikan ke calon jamaah haji (CJH) pada awal April lalu.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro memastikan ibadah haji tahun ini tetap bisa berlangsung walau di tengah konflik di timur tengah. Juga tidak ada biaya tambahan yang dibebankan kepada CJH.

Ketua KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) Masyarakat Madani Sholikin Jamik mengatakan, persiapan sudah semua. Termasuk koper telah didistribusikan kepada semua CJH.

Sholikin mengaku, saat ini, CJH tinggal menunggu pemberangkatan. Juga menerima kartu nusuk yang akan dibagikan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. ‘’Kartu nusuk sebagai legalitas haji,” ungkapnya.

Terkait konflik di timur tengah, Sholikin mengaku, ibadah haji tetap bisa dilaksanakan. Juga tidak ada perbedaan. Walaupun di kondisi konflik di timur tengah. ‘’CJH tidak perlu khawatir karena Arab Saudi selaku penyelenggara, menyatakan aman,” ujarnya.

Baca Juga: Hore! Bea Cukai Beri Keringanan Untuk Oleh-Oleh dan Barang Bawaan Jemaah Haji, Begini Ketentuan dan Pengecualiannya

Kepala Kemenhaj Bojonegoro Abdullah Hafid mengatakan, CJH tinggal menunggu pemberangkatan pada 1 Mei mendatang. Walau di tengah konflik, namun dipastikan ibadah haji tahun ini tetap aman.

Selain itu, tidak ada kenaikan biaya yang dibebankan pada jamaah. ‘’Semua ditanggung negara,” jelasnya. Terkait petugas haji dari Bojonegoro, Hafid menjelaskan, terdapat 20 petugas haji yang akan mendampingi CJH. Mulai dari 8 petugas kloter, 7 petugas haji daerah (PHD), serta 5 pembimbing ibadah haji (PIH).

‘’Pertugas tersebut bertanggung jawab untuk melayani, membimbing, dan melindungi jamaah,” ujarnya. Diketahui, CJH Bojonegoro yang bakal berangkat tahun ini sebanyak 1.746 CJH yang terbagi dalam enam kloter. Mulai kloter 37, 38, 39, 40, 41, dan 42.

CJH tertua berusia 93 tahun yaitu Rasid Sadiman Sodrono asal Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno. Sementara, CJH termuda atas nama Aira Zulia Ainur Rohmah dengan usia 16 tahun asal Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno. (irv/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#cjh #Kemenhaj #bojonegoro #haji #petugas haji