SEJAK usia tujuh tahun, Rayyan Wildan Alfatih Putra mulai menekuni sepatu roda. Bermula dari paksaan orang tua karena suka bermain gawai. Meski awalnya malu karena tidak bisa sama sekali, generasi emas akrab disapa Wildan ini mulai terbiasa.
Belajar dari awal seperti cara berdiri memakai sepatu roda hingga akhirnya bisa memutari lapangan. Walau sering jatuh saat latihan. "Dulu suka males latihan karena enggak suka," kata siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Bojonegoro itu.
Bahkan, sempat vakum setahun karena dua kali mengikuti lomba belum pernah dapat juara 1. Jadi merasa seperti minder atau turun mentalnya. Tapi, karena terus disemangati orang tua ia berhasil kembali aktif belajar sepatu roda.
Hingga ada lomba RX series pada Juni 2025 lalu dan menang sesuai kelompok umur (KU). Merasa bangga naik podium juara, Wildan memutuskan rajin latihan sepatu roda hingga kini. "Bahagia, senang jadi juara naik podium. Jadi semangat ikut latihan terus," katanya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana