Muchamad Asyam Rafisqi Juara Kyorugi Provinsi: Berawal dari Coba-Coba

Dewi Safitri • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB
JUARA TIGA: Muchamad Asyam Rafisqi berhasil meraih juara tiga kyorugi tingkat provinsi
JUARA TIGA: Muchamad Asyam Rafisqi berhasil meraih juara tiga kyorugi tingkat provinsi

Rasa penasaran anak-anak terkadang membawa sesuatu yang besar. Bahkan, bermula dari coba-coba, Rafi, sapaannya merasa tertantang dan serius ingin menekuni Taekwondo, Kyorugi hingga membuahkan berbagai prestasi membanggakan.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro.


MENGGELUTI dunia Kyorugi, bagi Muchamad Asyam Rafisqi, bukan hanya adu teknik di atas matras. Ada rasa gugup yang harus ditaklukkan, ada strategi yang mesti dijalankan, dan ada keberanian untuk menghadapi lawan yang belum pernah ditemui.

Siswa kelas 4 ini tertarik Kyorugi, karena merasa tertantang. Setiap latihan juga membuatnya belajar banyak hal, mulai dari kecepatan hingga konsentrasi.

“Karena olahraga ini menantang dan melatih keberanian, kecepatan, konsentrasi, disiplin, serta kemampuan mengendalikan diri," ungkapnya.

Rasa gugup paling terasa ketika harus berhadapan dengan lawan baru. Namun, Rafi berusaha tidak terbawa suasana. Dirinya memilih mendengarkan arahan pelatih dan menjalankan strategi yang sudah dipelajari saat latihan.

Baca Juga: Intan Nadya Fuzy Pratiwi,  Juara 3 Kuala Kumpur Womens Baseball Championship Malaysia 2026

Dari situ, siswa 10 tahun itu menemukan satu hal penting dalam pertandingan. Keberanian tidak cukup jika tidak dibarengi ketenangan.

“Dari situ saya belajar bahwa keberanian dan ketenangan sangat penting dalam pertandingan,” kata siswa SD Muhammadiyah itu.

Latihan dan pengalaman bertanding kemudian membuahkan hasil. Pada 2026, Rafi menyabet juara 3 sekaligus medali perunggu dalam Kyorugi Semi Prestasi tingkat provinsi.

Medali itu menjadi penyemangat untuk terus berkembang. Sebab, bagi Rafi, perjalanan seorang atlet tidak selalu tentang kemenangan. Kalah pun bisa menjadi kesempatan untuk mengetahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

“Bagi saya, prestasi bukan hanya tentang mendapatkan medali, tetapi juga tentang proses belajar, disiplin, keberanian, dan tidak mudah menyerah. Saya ingin terus berlatih dan menjadi lebih baik dari hari ke hari," seru Rafi.

Baca Juga: Chasya Fazila Kenar Pawestri, Pemanah Cilik Berprestasi: Ingin Masuk Sekolah Kedinasan Jalur Atlet

Dukungan orang tua, keluarga, pelatih, dan sekolah ikut menguatkan langkahnya. Rafi pun menyimpan target lebih jauh, yakni menjadi atlet Taekwondo berprestasi dan bisa tampil di kejuaraan tingkat nasional hingga internasional. (*/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Kyorugi Juara disiplin sd muhammadiyah anak-anak