Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Aqilah Awa Putri Liano, Juara Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris Nasional: Pernah Kehilangan Jejak Orang Tua saat Lomba

Dewi Safitri • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:30 WIB
JUARA: Aqilah Awa Putri Liano berhasil menjadi juara Juara Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris Nasional pada 2025.(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO )
JUARA: Aqilah Awa Putri Liano berhasil menjadi juara Juara Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris Nasional pada 2025.(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO )

Aqilah Awa Putri Liano tak ragu mencoba setiap kesempatan, hingga berprestasi di tingkat nasional. 


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


DI setiap arena perlombaan, selalu ada cerita yang tak tertulis di lembar penilaian. Ada tepuk tangan, rasa gugup, harapan, bahkan kepanikan yang diam-diam menjadi bagian dari perjalanan. Begitulah kenangan yang masih melekat di ingatan Aqilah Awa Putri Liano.

Bukan tentang sulitnya mengerjakan soal, melainkan momen ketika ia hampir kehilangan jejak kedua orang tuanya di tengah lautan peserta.

Siswi kelas III SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, itu mulai mengenal dunia kompetisi sejak duduk di bangku kelas II.

Awalnya, ia hanya mencoba mengikuti lomba yang diadakan sekolah. Rasa penasaran kemudian membawanya mengikuti berbagai perlombaan di luar sekolah.

Dari satu kompetisi ke kompetisi lainnya, keberaniannya tumbuh bersama pengalaman yang terus bertambah.

Baca Juga: Fauzia Hasna Nugraha, Winner Miss Hijab Cilik Jawa Timur 2026: Mengasah Kemampuan dengan Kompetisi

Matematika dan bahasa Inggris menjadi dua mata pelajaran yang paling disukainya.

Baginya, angka-angka dan kosakata baru bukan sesuatu yang membebani. Justru di sanalah ia menemukan tantangan yang membuatnya terus ingin belajar.

‘’Matematika dan Bahasa Inggris itu menarik dan menyenangkan,’’ kata gadis cilik 9 tahun tersebut.

Kesenangan itu mengantarkan Aqilah meraih medali perunggu Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris tingkat nasional level 1 pada 2025.

Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian yang paling membanggakan dalam perjalanan belajarnya.

Namun, ada kisah lain yang tak kalah membekas. Pernah setelah mengikuti perlombaan, Aqilah sempat kebingungan mencari kedua orang tuanya.

Banyaknya peserta membuat suasana arena begitu padat. Ditambah lagi, pintu keluar peserta ternyata berbeda dengan pintu saat mereka masuk. Di tengah keramaian itu, ia tak lagi melihat wajah yang sedari pagi memberinya semangat.

Baca Juga: Aurelia Zahira Asa, Perenang Terbaik II di O2SN Jatim: Sempat Alami Cedera saat Latihan

Beruntung, Aqilah bertemu ibu dari teman satu sekolah. Dengan tenang, ia meminta bantuan untuk menghubungi orang tuanya melalui telepon.

Tak lama kemudian, mereka pun kembali bertemu. Kepanikan yang sempat menyelimuti berubah menjadi cerita yang kini terus dikenangnya. 

Bagi Aqilah, mengikuti perlombaan bukan sekadar mengejar piala atau medali. Ia senang karena setiap kompetisi memberinya kesempatan bertemu teman-teman baru dari berbagai daerah.

Jika perlombaan berlangsung di luar kota, ia juga bisa menikmati perjalanan sambil mengenal tempat-tempat baru.

Meski sempat merasa kesulitan saat pertama kali mengikuti lomba tingkat nasional karena soal yang jauh lebih menantang.

Namun, ia memilih menjadikan pengalaman itu sebagai langkah untuk terus berkembang.

Dukungan orang tua yang selalu memberi motivasi, setia mengantar ke berbagai kota, serta bimbingan guru di sekolah menjadi kekuatan terbesarnya.

Ke depan, tidak hanya ingin terus berprestasi, ia juga ingin menebar manfaat dengan membantu sesama. Melalui cita-cita mulia ingin menjadi tenaga kesehatan. 

‘’Cita-citaku ingin menjadi seorang dokter,’’ terang siswa asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk tersebut. (*/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Desa Tulungrejo olimpiade matematika kecamatan trucuk SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro