Olivia Rinjani Alya Susanti tertarik menekuni Woodball sejak 2024, telah meraih berbagai prestasi tingkat kabupaten hingga provinsi.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
KONTEN olahraga woodball di media sosial menjadi cerita awal Olivia Rinjani Alya menekuni olahraga bola kayu tersebut. Pada 2024 tetiba konten pelatih woodball Bojonegoro muncul di layar ponselnya.
Konten itu langsung membuat Oliv tertarik dan memutuskan untuk menekuni woodball.
Selama sekitar dua tahun menekuni woodball, atlet asal Desa Sendangagung, Kecamatan Sumberrejo itu sudah meraih berbagai prestasi.
Mulai juara 3 team stroke woodball pada kejurkab 2024, juara 3 team stroke woodball Porwaprov Jatim 2024, juara 1 single stroke woodball kejurkab 2025, dan terbaru juara 2 double mix woodball Jatim Open 2026 lalu.
Oliv belum puas dengan prestasi yang diraih. Terlebih masih berambisi untuk menorehkan prestasi lainnya di tingkat provinsi hingga nasional.
‘’Sangat senang tapi masih belum puas dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menorehkan prestasi lagi,” ujar siswi SMP MT Bojonegoro itu.
Dukungan orang tua dan konten woodball dari sang pelatih menjadi motivasi Oliv untuk terus menekuni olahraga tersebut. Juga menggapai prestasi lainnya.
Oliv nyaman menekuni olahraga woodball. Terlebih menilai woodball sebagai olahraga yang menyenangkan. Juga menuntut atlet memiliki daya insting yang tinggi serta tingkat kepercayaan diri.
Selain itu, melalui woodball Oliv bisa membanggakan dan mengharumkan nama Bojonegoro.
Walau harus berjuang keras di pertandingan. Juga harus mengelola waktu antara latihan dan kegiatan sekolah.
Prestasi di tingkat nasional menjadi target yang ingin diraih Oliv. Tentu untuk mencapai prestasi itu, Oliv sadar perlu kerja keras dan disiplin tinggi. Tentu tanpa meninggalkan tanggung jawab sebagai siswa.
Baca Juga: Kontingen Woodball dan Angkat Besi Bojonegoro Bersiap Kejurprov, Genjot Latihan Usai Lebaran
Oliv juga ingin mengembangkan olahraga woodball lebih baik dan dikenal masyarakat. Selain itu, bisa menyumbangkan atlit nasional.
‘’Woodball di Bojonegoro sudah berkembang dengan baik,” jelasnya. (*/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko