Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Arsada Team, Tim Videografi Pelajar Bojonegoro Langganan Juara Nasional: Tetap Berkarya di Waktu Terbatas

Hakam Alghivari • Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB
JUARA NASIONAL: Arsada Team berhasil meraih sejumlah prestasi tingkat nasional sejak 2024 hingga 2026 melalui berbagai kompetisi kreatif. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
JUARA NASIONAL: Arsada Team berhasil meraih sejumlah prestasi tingkat nasional sejak 2024 hingga 2026 melalui berbagai kompetisi kreatif. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Kelompok videografi pelajar asal Bojonegoro, Arsada Team, berhasil meraih sejumlah prestasi tingkat nasional sejak 2024 hingga 2026 melalui berbagai kompetisi kreatif.


HAKAM ALGHIVARI, Bojonegoro


DI balik setiap konten, tiga pelajar ini merangkai cerita. Bagi mereka, videografi bukan sekadar dokumentasi, tetapi cara menyampaikan ide dan emosi dalam bentuk visual.

Arsada Team, yang beranggotakan Aisyah Salsabila Azzahro, Delfina Aulya Fajry Bobane, dan Ahmad Dwi Arya Junior, mulai dikenal lewat berbagai prestasi di bidang videografi.

Meski masih duduk di bangku sekolah, tim ini sudah mencicipi atmosfer kompetisi tingkat nasional.

Perjalanan tim ini bermula dari kegiatan sederhana di sekolah. Salah satu anggotanya, Ahmad Dwi Arya Junior yang masih berusia 16 tahun, mengaku awalnya hanya diajak terlibat dalam dokumentasi kegiatan OSIS.

Baca Juga: Rina Ayu Maysaroh, Siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas 18 Blora Sabet Juara I YSTC: Angkat Isu Dampak Buruk Terlalu Sering Tonton Video Pendek

“Bermula dari ajakan pembina OSIS untuk terlibat dalam kegiatan dokumentasi, dari situ saya mulai tertarik dan belajar lebih dalam tentang videografi,” kenangnya.

Ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi keseriusan. Dengan bimbingan pembina yang aktif di dunia videografi, mereka mulai memahami proses produksi secara utuh, mulai dari menyusun konsep, pengambilan gambar, hingga tahap editing.

Sejumlah prestasi pun berhasil diraih, di antaranya juara 1 Video Kreatif Devya 2024 nasional, juara 1 Videografi Gravity Festival 2.0, juara 3 Greenator Fest 2025, juara 2 Water Ranger Competition 2025, hingga juara 1 Videografi Universitas Kusuma Husada Surakarta 2026.

Di antara seluruh proses, tahap editing menjadi bagian yang paling dinikmati tim. Proses ini dianggap sebagai ruang untuk menghidupkan gambar sesuai konsep yang telah dirancang.

Namun, perjalanan ketiga pelajar itu tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan waktu dan padatnya jadwal sekolah kerap menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, dalam salah satu proyek, proses produksi sempat terganggu karena kendala yang dialami anggota tim.

“Membuat waktu pengambilan gambar dan proses editing menjadi sangat terbatas. Tapi dari situ kami belajar mengatur waktu dan tetap menghasilkan karya maksimal,” ungkap Arya.

Bagi Arsada Team, videografi bukan sekadar menghasilkan gambar, melainkan menyampaikan cerita yang bermakna. Dari setiap proses, mereka belajar disiplin, bekerja sama, dan peka terhadap sekitar.

Tiga siswa dari SMA Negeri 1 Sumberrejo itu berharap dapat terus mengembangkan kemampuan serta menghasilkan karya yang lebih kreatif dan berdampak di masa mendatang.

“Melalui videografi, kami ingin karya kami bisa menginspirasi dan memberikan dampak positif,” pungkasnya. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#videografi #pelajar #Dokumentasi #bojonegoro #prestasi