Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Qanita Hanum Habibah, Juara 2 Kategori A Festival Tahfidz 2026: Peserta Termuda di Festival Tahfidz Tahun Ini

M. Irvan Romadhon • Kamis, 19 Maret 2026 | 09:30 WIB

PERCAYA DIRI:  Qanita Hanum Habibah, Juara 2 Kategori A Festival Tahfidz Radar Bojonegoro 2026 menunjukkan piala juara.
PERCAYA DIRI: Qanita Hanum Habibah, Juara 2 Kategori A Festival Tahfidz Radar Bojonegoro 2026 menunjukkan piala juara.

 

Belajar menghafal Alquran sejak Juli tahun lalu, Qanita Hanum Habibah kini sudah hafal 1 juz. Bahkan belum genap setahun menghafal, Hanum berhasil meraih juara 2 kategori A Festival Tahfidz dengan status peserta termuda.


IRVAN RAMADHON, Bojonegoro


SEBAGAI peserta termuda di Festival Tahfidz 2026, tak membuat Qanita Hanum Habibah minder. Penuh percaya diri Hanum melangkah ke panggung di Ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro 11 Maret lalu.

Hanum menjawab satu-persatu pertanyaan dari dewan juri dengan lancar. Dukungan kedua orang tua di lokasi lomba menambah semangat dan fokus siswi berusia 7 tahun tersebut. Hasilnya juara 2 kategori diraihnya.

Hanum bahagia dan bangga bisa meraih prestasi tersebut. Terlebih dengan status peserta termuda siswi asal Desa Jono, Kecamatan Temayang tersebut tak menyangka bisa mengungguli peserta lain yang lebih besar.

‘’Tidak menyangka, karena Hanum peserta terkecil sendiri,” ungkap siswi kelas 2 tersebut.

Ketika tampil, Hanum tak merasa takut maupun deg-degan. Walau ketika menjawab pertanyaan membutuhkan waktu untuk mengingat hafalan. Namun tetap bisa menjawab dengan maksimal.

‘’Masih sedikit mikir untuk menjawabnya,” terang siswi MI Plus As Syahidin Jono, Temayang itu.

Sebelum tampil di babak final Festival Tahfidz 2026, Hanum menjalani persiapan selama satu minggu. Mulai dengan selalu istiqomah untuk muroja'ah, sambung ayat, serta menghafal surat-surat.

‘’Sudah sering mengikuti lomba tahfidz di berbagai yayasan,” ungkap santri Griya Tahfidz Alquran Al-Fatah Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Hanum sebenarnya belum genap satu tahun menghafal Alquran. Terlebih mulai belajar menghafal sejak Juli 2025. Namun hingga kini sudah hafal 1 juz dan 105 hadits serta arti dan rowi.

Bertekad menghadiahkan mahkota untuk kedua orang tuanya di akhirat kelak menjadi alasan Hanum menghafal Alquran. Terlebih orang tua selalu mendukung, memberi semangat, memberi bimbingan saat muroja'ah, dan tak lupa selalu mendoakan agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam menghafal,

Alfiatun ibunda Hanum bersyukur, terharu, dan bangga saat pertama Hanum masuk 10 besar. Bahkan meneteskan air mata bahagia. Bahkan rasa syukur tersebut bertambah ketika Hanum masuk 3 besar.

‘’Tidak menyangka karena anak saya peserta terkecil sendiri. Selalu berpesan pada Hanum untuk selalu istiqomah muroja'ahnya,” ungkapnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#radar bojonegoro #alquran #peserta termuda #temayang #Tahfidz #Festival Tahfidz #bojonegoro #Murojaah