Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Brilian Umay Satriadi, Atlet Muda Badminton Asal Dander: Pernah Cedera Saat Turnamen hingga Babak Final

Hakam Alghivari • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:00 WIB

 

JUARA: Brilian Umay Satriadi menunjukkan paiala kejuaraan badminton.
JUARA: Brilian Umay Satriadi menunjukkan paiala kejuaraan badminton.
 

 

Brilian Umay Satriadi belajar tentang fokus, keberanian, dan cara bangkit dari ketertinggalan. Usianya baru 13 tahun, tetapi raket di tangannya sudah membawanya melampaui batas kampungnya sendiri.


HAKAM ALGHIVARI, Bojonegoro


UMAY, sapaan akrab Brilian Umay Satriadi, mulai akrab dengan bulu tangkis sejak usia 9 tahun. Berawal dari bermain bareng dengan teman-teman sebaya di sekitar rumah.

Ketertarikan itu berkembang menjadi keseriusan setelah ia melihat peluang untuk mengasah kemampuan lebih jauh.

“Kemudian saya kembangkan menjadi latihan rutin di klub badminton setempat, didorong oleh minat keluarga yang suka olahraga,” tuturnya.

Langkahnya kian mantap ketika bergabung dengan PB Angkling Kusuma pada 2022. Latihan yang semula bersifat santai berubah menjadi terjadwal dan terarah. Dukungan keluarga menjadi fondasi penting dalam proses tersebut.

Di arena lapangan, Umay mengenalkan diri sebagai pemain tunggal putra dengan servis cepat dan smash akurat.

Dia menikmati tekanan pertandingan, terutama saat reli panjang memaksa konsentrasi penuh. Baginya, adrenalin justru menjadi pemantik semangat untuk tampil lebih fokus.

Salah satu pengalaman yang membekas terjadi pada kejuaraan ganda putra kategori anak tahun 2023.

Dalam kondisi cedera, ia tetap memaksakan diri bertanding dan melampaui batasnya. “Saya mengalami cedera ringan tapi tetap bertahan hingga babak final,” kenangnya.

Ujian lebih berat datang pada 2025 ketika cedera kaki memaksanya absen dari beberapa kompetisi.

Ia harus menjalani rehabilitasi dan mengatur ulang pola latihan. Dari fase itu, ia belajar bahwa proses pemulihan sama pentingnya dengan kemenangan.

Kini, targetnya sudah terukir jelas. Umay berambisi terus meningkatkan performa dan memperluas pengalaman bertanding.

Dalam waktu dekat, dirinya membidik medali emas Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun ini.

“Tujuan saya adalah meraih medali emas di O2SN pada 2026 dan mewakili untuk majudi tingkat Provinsi,” jelas siswa kelas VI-B SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro itu.

Sejumlah prestasi telah ia kumpulkan sepanjang perjalanan tersebut. Ia pernah meraih Juara 1 Bupati Cup 2022 tingkat kabupaten, Juara 1 dan 2 di Singonoyo Cup 2023 untuk kategori ganda dan tunggal usia dini, serta Juara 2 Kejurkab PBSI Bojonegoro 2023.

Di level lebih luas, ia menembus podium Juara 3 Mojokerto Open 2023 tingkat provinsi. Pada 2024, ia finis sebagai Juara 2 O2SN tingkat kabupaten.

Prestasinya berlanjut pada 2025 melalui raihan Juara 3 POP Kabupaten, Juara 3 Kejuaraan Bulutangkis Bojonegoro untuk tunggal anak putra, serta Juara 2 di nomor ganda anak putra tingkat kabupaten.

Tak ingin berhenti di level pelajar. Umay serius ingin menjadi atlet profesional nasional dan suatu hari meraih gelar juara dunia.

Lebih jauh lagi, ia bermimpi mendirikan akademi bulu tangkis untuk melatih anak-anak muda Indonesia. (*/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Raket #badminton #dander #bojonegoro #keberanian #atlet muda