Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Andre Catur Wicaksono, Juara 1 Video Kreatif  Youth Economic Summit 2025: Tak Lelah Merawat Budaya Daerah

Dewi Safitri • Selasa, 25 November 2025 | 16:35 WIB

 

JUARA: Andre Catur Wicaksono sukses meraih Juara 1 pembuatan vidio kreatif dalam ajang Youth Economic Summit 2025.
JUARA: Andre Catur Wicaksono sukses meraih Juara 1 pembuatan vidio kreatif dalam ajang Youth Economic Summit 2025.
 

Andre Catur Wicaksono, guru seni budaya ini tiada lelah menuntun siswa-siswanya untuk mencintai akar tradisi. Sukses meraih Juara 1 Pembuatan Video Kreatif di Youth Economic Summit 2025.


DEWI SAFITRI, Radar Bojonegoro


SENYUM semringah tersembahkan. Piala kemenangan di tangan kanan dan papan simbolis kejuaraan di tangan kiri membuktikan kemenangan yang berhasil tergenggam.

Bersama tekad beriring aksi nyata yang dilakukan. Andre Catur Wicaksono sukses meraih Juara 1 Pembuatan Vidio Kreatif dalam ajang Youth Economic Summit 2025.

Ajang bergengsi nasional ini mewadahi gagasan dan pandangan generasi muda terhadap isu-isu ekonomi.

Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, acara ini menjadi ruang inklusif bagi anak muda untuk berperan aktif dalam menentukan arah masa depan ekonomi Indonesia.

Terdapat tiga program utama yang dihadirkan. Diantaranya, Youth Economic Outlook, Youth Economic Talk, dan Youth Voice Challenge.

Ketiganya dirancang untuk membuka ruang dialog, kreativitas, serta perdebatan sehat mengenai berbagai persoalan ekonomi nasional.

Di antara lautan peserta yang turut serta uji kebolehan. Guru SMP Negeri 1 Balen tersebut berhasil menyabet Juara 1 pembuatan vidio kreatif yang bertajuk menjadi model.

Bersama kedua muridnya, Priya Mulya Pangestu dan M. Asof Said Amanullah, guru seni budaya tersebut sukses membawa nyala yang tak semua orang mampu menjaga. Cinta pada seni, budaya, dan akar yang menumbuhkannya.

Melalui film pendek berjudul Menjadi Model tersebut, ia menenun sebuah kisah sederhana, namun berdenyut kuat.

Bukan sekadar video kreatif, melainkan serenade lirih tentang bagaimana budaya yang terkadang hanya tinggal bayang samar di benak generasi muda.

Baca Juga: SMP Negeri 1 Dander Gelar No Backpack Day: Siswa Bawa Tas Kresek, Sangkar Burung, Hingga Ban Bekas

Dengan profesi yang dijalankan, sosok 30 tahun tersebut tiada lelah mengetuk pintu minat para siswanya. Mengajak mereka mengenali akar budaya yang memeluknya sejak lahir. 

“Film ini mengangkat isu bagaimana fenomena anak muda yang kurang tertarik pada budaya daerah. Dan, bagaimana kisah saya terus berjuang mengubah minat siswa untuk ikut serta menjadi pelestari budaya daerah Bojonegoro” ujar Andre sapaannya.

Alumni S-1 Pendidikan Sendratasik Universitas Negeri Surabaya tersebut mengatakan, prestasi ini menjadi bukti bahwa anak muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Sekaligus, menegaskan bahwa kesempatan berprestasi terbuka bagi seluruh pemuda Indonesia. Termasuk dari desa sunyi yang kerap tidak terdengar di peta nasional, bisa tumbuh cahaya yang menembus batas.

‘’Youth Economic Summit 2025 pun menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi anak muda dalam diskusi ekonomi yang selama ini dianggap eksklusif. Dengan semangat kolaborasi, acara ini mendorong mereka untuk tampil sebagai aktor utama, menawarkan solusi, dan membawa perubahan nyata,’’ terang pria asal Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem tersebut. (*/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Guru #Voice #SMP #inklusif #budaya daerah #video kreatif #bojonegoro #Economic #Youth Economic Summit