Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Angga Bagus Susilo, Pelukis Asal Kecamatan Gayam: Menghidupkan Rupa dalam Setiap Gurat Pensil

Dewi Safitri • Selasa, 2 September 2025 | 21:40 WIB

 

NAPAS KEHIDUPAN: Angga Bagus Susilo menilai melukis bukan sekadar hobi, melainkan napas kehidupan.
NAPAS KEHIDUPAN: Angga Bagus Susilo menilai melukis bukan sekadar hobi, melainkan napas kehidupan.

Bagi Angga Bagus Susilo, melukis bukan sekadar hobi, melainkan panggilan hati yang monerehkan kisah abadi.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


DARAH seni mengalir dalam diri pemuda asal Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Angga Bagus Susilo, 29 tahun, menjadikan pensil dan kuas bukan sekadar alat, melainkan napas kehidupan.

Dari sanalah, lahir karya-karya luar biasa. Mulai dari sketsa wajah hingga beragam lukisan penuh makna.

Sejak kecil, Angga jatuh cinta pada dunia gambar. Dari pemandangan sederhana di bangku SD, hingga menerima pesanan sketsa wajah saat SMK.

Bahkan, gurunya pernah menjadi pemesan, membuka jalan yang terus melebar lewat rekomendasi dari mulut ke mulut.

Tidak sedikit juga yang memesan karyanya melalui media sosial yang dimiliki. Menjadi pencapaian, ketika masih duduk di bangku sekolah, tapi sudah berhasil memiliki penghasilan dari hobi yang dibayar.

“Pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar dan meneruskan jiwa almarhum Ayah sebagai seniman,” ujar alumni SMKN Purwosari tersebut.

Kecintaan Angga terhadap dunia lukis bermula dari hobi. Kemudian, bergabung dalam Line Art Bojonegoro untuk mengasah kemampuan.

Belajar bersama teman-teman pelukis. Saling support dan memberikan saran antar satu dengan lainnya membuat kemampuan semakin berkembang.

Tidak jarang, Angga mengikuti beragam pameran lukisan komunitas Line Art Bojonegoro, Sayap Jendela, New Citra Rupa, dan Sang Rupa.

Bahkan, pernah menggelar pameran di Sport Hall Exxon Mobil. Menariknya, terdapat karyawan ExxonMobil yang memintanya untuk melukis wajah di piring kala itu. 

“Paling suka mengikuti pameran maupun berkunjung di pameran luar kota. Bertemu senior perupa, saya mendapat banyak pengalaman dan ilmu,” katanya.

Dengan keahlian di dunia lukis dan ilmu yang didapat sebagai lulusan jurusan rekayasa perangkat lunak.

Kini, Angga berkolaborasi membuat website duniapensil.com sebagai galeri online. Di sana, para pelanggan bisa memesan lukisannya dengan sistem dalam jaringan.

“Semoga bisa mengelola dan mengembangkan website duniapensil.com. Bisa berbagi informasi dan pengalaman yang bisa diakses siapa saja,” harapnya.

Tidak hanya melebarkan sayap di website. Angga terus mengikuti perkembangan media digital saat ini. Termasuk, melalui media sosial TikTok.

Di sana, ia belajar bersama para seniman lainnya untuk live sketch. Dengan meminta 1 pengunjung yang mau naik dalam room untuk dilukis secara gratis.

“Ternyata seru juga memanfaatkan tiktok untuk melukis bersama, berbincang, dan sharing pengalaman,” pungkasnya. (*/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#seniman #lukis #Mojodelik #bojonegoro #Hobi #gayam #PENSIL #ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)