Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alif Robath MotivaMor, Pendiri Bojonegoro Future Leader: Berkomitmen Cetak Pemimpin Masa Depan

Dewi Safitri • Jumat, 22 Agustus 2025 | 23:29 WIB
CETAK CALON PEMIMPIN: Alif Robath MotivaMor pendiri Bojonegoro Future Leader mencetak calon pemimpin masa depan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
CETAK CALON PEMIMPIN: Alif Robath MotivaMor pendiri Bojonegoro Future Leader mencetak calon pemimpin masa depan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Panggung motivasi jadi ladang Alif Robath MotivaMor untuk menanam kebaikan. Setiap benih yang ditabur memuat tekad untuk membersamai generasi muda menuju cahaya kebermanfaatan di masa depan.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


Semangat membawa kebermanfaatan membara dalam diri Alif Robath MotivaMor. Dalam setahun, langkahnya telah menapaki 50 kota di 22 provinsi. Menyulut api semangat puluhan pemuda yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan.

Putra Bojonegoro 31 tahun tersebut meniti langkah dengan satu keyakinan, nandur (menanam) kebaikan, sebagaimana pesan Emha Ainun Najib dalam Maiyah Padhang Bulan.

“Fokus menanam kebaikan, nanti Allah yang akan membalas,” ujar pria akrab disapa Coach Alif tersebut.

Dari tekad itu lahirlah BFL (Bojonegoro Future Leader), wadah pembelajaran yang didirikan sejak Juli 2024 hingga Juli 2025 untuk angkatan pertama. Sedangkan, untuk angkatan kedua akan segera menyusul.

Bagi Coach Alif, BFL merupakan tempat belajar dan menempa diri. Mencari bekal ilmu melalui sharing pengalaman yang akan diaplikasikan melalui organisasi atau komunitas lain.

Bukan sekadar menjadi forum diskusi, melainkan kawah candradimuka, tempat pemuda Bojonegoro menempuh jalan menjadi pemimpin di masa depan.

Dalam ruang yang merawat mimpi dan membentuk jiwa kepemimpinan anak muda tersebut, laki-laki tinggal di Jalan Kyai Mojo, Kecamatan Bojonegoro itu, membersamai 15 pemuda Bojonegoro dengan berbagai latar belakang.

Mulai dari kepala sekolah, guru, pegawai dinas, mahasiswa, siswa, pegawai swasta, hingga penyiar radio. Melalui wadah tersebut, banyak pengalaman baru terbuka luas. Tiada duka yang dirasakan, semua sama-sama belajar dan mengasah kemampuan di BLF.

“Tidak ada kalau duka, kita sama-sama belajar di BLF,” terangnya.

Metode yang diterapkan dalam BLF sederhana, namun mengakar. Setiap bulan satu kali pertemuan. Konsep ini terinspirasi dari pengalamannya di Indosat School of Public Speaking Surabaya, tempat dia ditempa menjadi sosok komunikator handal. Kini, metode itu ia wariskan untuk membentuk jiwa-jiwa muda penuh semangat.

Coach Alif yakin, satu langkah kecil hari ini akan mengubah arah sejarah. Ia percaya, BFL akan terus hidup, melahirkan pemimpin yang bukan hanya pintar memimpin, tapi juga tahu bagaimana melayani. Seperti keinginan awal yang membawanya jauh hingga ke titik sekarang, yakni menanam kebaikan dan spirit kebermanfaatan untuk Bojonegoro.

Alumni S-1 Psikologi Universitas Airlangga Surabaya tersebut mengatakan, setiap anggota BFL memiliki prestasi di bidang masing-masing. Setiap pencapaian para anggota, menjadi kebanggaan tersendiri.

“Semoga BFL akan terus mewarnai perkembangan pemuda-pemuda Bojonegoro ke arah positif. Dan, kelak alumni BFL bisa menjadi pemimpin masa depan di berbagai sektor. Endah pemerintahan, swasta, bisnis, maupun sosial,” harap pemuda yang aktif di Maiyah Cak Nun tersebut. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#mahasiswa #motivator #pemimpin #motivasi #Menanam #Kebaikan #pemuda #Generasi Muda #bojonegoro #Future Leader #masa depan #organisasi