Selain aktif di dunia organisasi, Arrafi Raihan Ramadhan juga sering mengikuti berbagai kompetisi. Menjadi delegasi Provinsi Jawa Timur dalam Festival Pelajar Unggulan Conference 5 dari Yayasan Duta Inspirasi Indonesia di Kemenpora RI.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro.
Semangat muda berbalut kepimpinan yang kuat membawa Arrafi Raihan Ramadhan mendapat sederet pengalaman luar biasa. Laki-laki berusia 17 tahun ini bahkan berhasil menembus panggung nasional.
Dari lima delegasi Provinsi Jawa Timur, Raihan termasuk salah satunya. Bersama dengan tiga orang dari Surabaya dan satu dari Malang. Ia terpilih sebagai peserta tingkat Nasional pada Festival Pelajar Unggulan (FPU) Conference 5 dari Yayasan Duta Inspirasi Indonesia di Kemenpora RI pada 26 April 2025 lalu.
‘’Saya bertemu banyak orang dari berbagai daerah dengan bertukar pikiran, argumen masing-masing yang membuka jalan pikiran,’’ terang remaja asal Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu itu.
FPU Conference yang berlangsung di Gedung Kemenpora RI di Jakarta itu, diikuti oleh 170 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Tidak sekadar ajang kompetisi, dalam kegiatan ini berisi diskusi dan pembelajaran bersama antar pelajar unggulan. Seperti, dalam focus group discussion (FGD), masing-masing delegasi provinsi memiliki argumen dan solusi untuk satu persoalan yang diberikan moderator untuk diselesaikan bersama.
‘’Alhamdulillah, saat FGD, kami delegasi Provinsi Jawa Timur mendapat winner The Most Outstanding Delegate yang diketuai oleh Mas Tegar dari Surabaya,’’ ujar siswa kelas 11 SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro.
Raihan sudah menjadi Ketua Osis sejak SMP. Dan, kini kembali menjabat sebagai Ketua Osis di SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro. Ia juga bergabung dalam organisasi Himpunan Musyawarah Osis (Himo) Kabupaten Bojonegoro sebagai Bendahara Umum.
Di luar dunia organisasi, Raihan menggemari bidang kepenulisan dan penelitian. Bahkan sering mengikuti perlombaan essay maupun karya tulis ilmiah. Kemudian, di bidang olahraga, ia menekuni Futsal dan Pencak Silat.
‘’Baru kemarin saya mengikuti lomba penelitian Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI),’’ lanjutnya.
Sederet kegiatan positif tersebut mulai dilakukan Raihan sejak beranjak SMP. Ia berjanji dengan diri sendiri untuk bisa menjadi agent of change. Berpengaruh dan berkontribusi untuk banyak orang. Menjadi pemuda yang bisa menebar kebermanfaatan bagi semua kalangan sebagai upaya untuk cita-cita Indonesia Emas 2045. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana