Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Anur Rofiqoh Aini, Desainer Bangunan Asal Kecamatan Trucuk: Awalnya Belajar dari YouTube, Kini Langganan Juara

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 5 April 2025 | 20:00 WIB
BERPRESTASI: Anur Rofiqoh Aini pamerkan salah satu desain bangunannya. Perempuan asal Desa Mori, Kecamatan Trucuk kerap sabet juara kompetisi AutoCAD.(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
BERPRESTASI: Anur Rofiqoh Aini pamerkan salah satu desain bangunannya. Perempuan asal Desa Mori, Kecamatan Trucuk kerap sabet juara kompetisi AutoCAD.(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Arsitek lebih akrab dengan profesi pria. Namun, paradigma tersebut mencoba didobrak oleh  Anur Rofiqoh Aini. Perempuan asal Desa Mori, Kecamatan Trucuk itu telah menjuarai beragam kompetisi desain bangunan sejak usia muda.


DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro


KARYA desainer di bidang jasa konstruksi tidak terlepas dari sentuhan estetik, yang juga dilakukan oleh kaum hawa seperti halnya yang dipelajari oleh Anur Rofiqoh Aini. Perempuan 22 tahun tersebut seakan akrab dengan kerumitan gambar bangunan di depan layar laptopnya.

Bahkan, tak segan dirinya memandangi garis-garis itu dengan tersenyum. Namun, segala kerumitan itu ternyata juga harus dilaluinya di awal belajar. ’’Awalnya tentu sangat sulit bagi saya, tapi saya mulai belajar sedikit demi sedikit di waktu luang,” Aini, sapaannya.

Mahasiswi prodi teknik sipil Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu mengaku mulai mempelajari sejak awal masuk SMK Negeri 2 Bojonegoro, jurusan Desain Pemodelan & Informasi Bangunan pada 2018.

Bahkan, saat awal mempelajari perangkat lunak yang akrab disebut AutoCAD,  dimulainya hanya dari melihat YouTube. ’’Belajar menggambar denah sederhana menggunakan AutoCAD dari YouTube,” kenangnya.  Meski kerap mengalami banyak kesulitan, tapi ia mengaku tidak gampang menyerah.

Bahkan, dirinya sampai kerap berkonsultasi dengan alumni, untuk menambah pelajaran di bidang desain bangunan. ’’Sepulang dari les itu, saya selalu mengulangi semua yang telah saya pelajari di les. Kegiatan ini rutin saya lakukan sampai saya benar benar mahir menggunakan aplikasi tersebut,” ceritanya.

Alasannya mempelajari itu sangatlah sederhana, yakni dengan membuat desain membuatnya merasa bisa menuangkan segala kreativitas. ’’Saya tertarik dengan desain gambar bangunan karena dengan mendesain kita dapat menyalurkan kreativitas kita serta mengekspresikan ide-ide secara visual,” imbuhnya.

Hal itu, membuatnya kerap memenangi juara desain bangunan mulai dari  Juara 1 Design Building Competition di UGM pada 2020,  Juara 1 AutoCAD Building LKS WILKER 1 Tahun 2021, Juara 2 AutoCAD Building LKS SMK JATIM 2021, Juara 2 Civil Design Competition UNISMA Tahun 2024.

Lalu, Juara 1 Lomba Desain Gedung ITERA Tahun 2024, dan Juara 2 AutoCAD Online Competition UNJA Tahun 2025. ’’Awalnya, tidak ada yang percaya kalau saya bisa gambar bangunan,” pungkasnya. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#konstruksi #Autocad #universitas bojonegoro #unigoro #denah #Teknik Sipil #arsitek #trucuk #bojonegoro #bangunan #desain bangunan