Tak banyak atlet dengan status saudara kembar yang dimiliki Bojonegoro. Terlebih, keduanya bisa sama-sama berprestasi. Seperti Amali dan Ameli ini.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro
TUMBUH bersama sejak lahir hingga remaja, Amali Yatri Wulandari dan kakaknya Ameli Yadewi Wulandari, seakan punya keterkaitan yang kuat. Bahkan, keduanya memiliki hobi yang sama yakni olahraga lari.
Meski jalan yang dilalui tak mudah. Namun, dengan keteguhan dan keyakinan, keduanya terus berusaha untuk bisa meraih mimpinya, selain berprestasi juga membahagiakan kedua orangtua. Terbaru, keduanya baru saja meraih juara dalam Run Fest di Kabupaten Madiun.
Meski masih berusia 21 tahun, keduanya mampu meraih juara 4 dan 5 dalam kategori umum, yakni ketegori 10 kilometer dan 5 kilometer. Meski kerap meraih beragam prestasi dari dalam hingga luar kota. Namun, keduanya merasa apa yang dijalaninya merupakan hobi yang telah lama disenangi.
‘’Sudah lama mulai berlatih bareng, sejak kelas 1 SMA,” ungkap Amali Yatri Wulandari.
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro ini tetap ingin terus berlatih dan menjalaninya dengan senang hati.‘’Karena dari kecil sudah punya hobi yang sama,” imbuhnya.
Alumnus MAN 5 Bojonegoro itu menambahkan, hobi tersebut ternyata membawanya meraih prestasi. Hal itulah yang masih membuatnya tidak percaya hingga kini. ‘’Sebelumnya, saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini,”
Terlebih, hal yang tak terlupakannya yakni prestasi pertamanya dengan mendapat podium dalam Kejurnas Atletik 2023 kategori lari 10.000 meter U20. Sebab, saat itu ia baru pertama kali mengikuti kejuaraan.
‘’Meskipun saat itu juara tiga, tapi sangat berkesan bagi saya. Saya jadi memiliki pengalaman yang sebelumnya belum pernah saya rasakan,” kenangnya. Saat ini, ia berharap pengalaman dan prestasi yang diraihnya bakal terus meningkat. Terlebih, keduanya tengah bersiap untuk menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) pada Juli mendatang. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana