Bibit skateboarder muda di Bojonegoro bermunculan, salah satunya Sabri Dhiyahulhaq. Siswa kelas 10 SMA ini mulai menunjukkan bakatnya di papan luncur.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro.
Deru suara mesin terdengar berlalu-lalang di Jalan Lisman, Kecamatan Bojonegoro Kota. Namun, tepat di komplek Stadion Letjend Sudirman (SLS) itu, masih tampak muda-mudi bermain papan luncur atau skateboard, salah satunya Sabri Dhiyahulhaq.
Taman bermain skateboard atau yang akrab disebut skatepark itu, menjadi arena bagi pehobi skateboard untuk bermain, bahkan mewujudkan mimpinya menjadi atlet profesional.
Meski dengan kondisi skatepark yang kian retak dan membahayakan itu, tak membuat muda-mudi patah semangat.
Hal itu, dibuktikan dengan munculnya para pemain skateboard asal Bojonegoro di berbagai kejuaraan. ‘’Ini pertama kalinya, juara di kelas beginner,” ungkap pemuda yang masih duduk di kelas 10 SMAN 3 Bojonegoro itu.
Menurutnya, pencapaian itu sebenarnya tidak disangkanya. Sebab, rutinitas skate baginya sudah menjadi hobi yang sudah membuatnya merasa senang.
Bahkan, perlombaan yang tersebut diikutinya tanpa persiapan matang seperti atlet pada umumnya. ‘’Awalnya ya tidak latihan, hanya main-main biasa. Tapi tiba-tiba ada info lomba akhirnya ikut,” cerita pemuda asal Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro Kota itu.
Dia menambahkan, prestasi tersebut bukanlan titik akhir dari perjalanannya dalam dunia papan luncur. Sebab, dimulai sebatas hobi, kedepannya akan lebih serius.
‘’Ya meski hobi, tapi juga tetap pengen jadi juara,” ungkapnya.
Saat ini, Sabri berharap mimpinya menjadi atlet profesional bisa diwujudkan, atau setidaknya terus berlatih. Meskipun, tak banyak fasilitas skatepark yang tersedia di tempat kelahirannya ini.
Bahkan, satu-satunya skatepark tersisa di komplek Stadion SLS, kini kondisinya kian memprihatinkan dan dirasa justru membahayakan bagi para penikmat skateboard.‘’Kondisinya sudah pecah, retak, dan bolong,” imbuhnya.
Kendati demikian, impian Sabri untuk terus bermain skateboard tak berhenti. Bahkan, kini bakal menuju pekan olahraga provinsi pada Juli mendatang. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana