Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Keisha Alifia Sulistyan Putri, Atlet Panahan Tradisional U-12, Tekuni Panahan karena Olahraga Favorit Nabi

Hakam Alghivari • Senin, 24 Februari 2025 | 22:15 WIB

BERPRESTASI: Keisha Alifia Sulistyan Putri menyabet medali emas olahraga panahan tradisional dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jawa Timur (Jatim) 2024.
BERPRESTASI: Keisha Alifia Sulistyan Putri menyabet medali emas olahraga panahan tradisional dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jawa Timur (Jatim) 2024.
Awalnya hanya ikut bundanya latihan, lama-lama Keisha Alifia Sulistyan Putri menekuni panahan dan boyong ragam prestasi. Terlebih setelah tahu panahan salah satu olahraga yang disukai nabi dan rasul Muhammad SAW.

YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


BERDIRI dengan sikap tegap dan tepat sambil memasang anak panah ke busur pertanda bidikan segera dimulai. Diperlukan fokus tingkat tinggi untuk melesatkan kayu berujung runcing itu sesuai target. Tidak sedikit orang, bahkan anak muda membutuhkan latihan cukup lama.

Namun, olahraga satu ini memiliki daya tarik tersendiri. Dibutuhkan kekuatan, ketahanan, konsentrasi, dan akurasi. Tak ayal banyak orang menekuni di berbagai kalangan usia. Bahkan, anak 12 tahun ini, Keisha Alifia Sulistyan Putri.

Panahan bagi Keisha tidak hanya sekadar olahraga banyak manfaat. Dari meningkatkan fungsi otak dan fokus, melatih kesabaran, kerja sama tangan, sampai meningkatkan kesehatan jantung dan kaki. Namun, yang menarik bagi Keisha hingga memutuskan menekuni panahan adalah saat mengetahui ini merupakan salah satu olahraga favorit nabi.

Hal ini disampaikan, Siti Mahmudah ibunda anak 12 tahun itu. Perempuan kerap disapa Siti itu mengungkapkan, Keisha mulai mencoba panahan sejak duduk di bangku kelas IV sekolah dasar (SD) hingga kini menginjak kelas VI SD Islam Luqman Al Hakim Bojonegoro.

’’Awalnya bunda yang ikut panahan. Keisha hanya ikut nungguin waktu latihan. Terus lama-kelamaan Keisha tertarik ikut. Setelah tahu kalau panahan termasuk olahraga disukai nabi,” ungkap warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kota itu.

Dari keaktifan latihan dan mengikuti berbagai turnamen, kini Keisha berhasil meraih berbagai prestasi. Dari tingkat kabupaten hingga nasional. Salah satunya menjadi perwakilan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Bojonegoro dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jawa Timur (Jatim) 2024.

Dalam kompetisi itu, ia berhasil meraih medali emas atau juara satu. Prestasi lainnya yakni Juara I Hidayatullah Memanah se-Rayon Bojonegoro 2024; Juara II U-12 Fespati Bojonegoro 2023; Juara I Hi Fest Kampus Ar Rohmah Malang 2024; dan Juara III Umum U-12 Ponpes Muhammadiyah Lamongan 2023.

Kemudian, Juara II Umum U-12 di Temboro 2023; Juara Harapan I U-12 Festival Turnamen Panahan di Ngawi Tingkat Jatim 2024; hingga menjadi salah satu perwakilan Bojonegoro Kejurnas Fespati Piala Kemenpora RI dan masuk 40 besar.

Siti mengatakan, untuk mencapai prestasi dan mengantongi berbagai medali kerap kali menemui tantangan. Di antaranya harus selalu fokus, harus bisa belajar ikhlas ketika poin turun. ’’Ini yang paling sulit bagi Keisha karena terlalu berambisi untuk selalu bisa menang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut perempuan 36 tahun itu, dalam mencapai konsistensi di dunia panahan harus selalu rajin berlatih. Khususnya, saat tidak ada pertandingan. Siti menuturkan, banyak pelajaran yang harus diterapkan saat hendak berkompetisi.

Menurutnya, ada hal yang harus dihindari. Yakni, tidak boleh meremehkan lawan. ’’Cita-cita Keisha pengusaha muslimah yang sukses, aamiin,” tegasnya. (yns/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#nabi #panahan #olahraga #muda #atlet