Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tata Ilmi Ma'unah, Peraih Best Kreasi Bouquet dan Peraih Juara 3 Rangkai Bunga Tingkat Jatim: Sering Menjadi Tempat Curhat Customer

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 12 Februari 2025 | 19:48 WIB
KREATIF: Tata Ilmi Ma
KREATIF: Tata Ilmi Ma

 

Kreativitas Tata Ilmi Ma'unah dalam merangkai bunga menjadi bouquet indah, mengantarkan perempuan asal Kecamatan Dander ini berhasil meraih juara di tingkat Jatim.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro.


SEMERBAK bunga memenuhi ruangan. Terangkai indah dengan warna-warni alami. Dengan penuh cinta, tangan kreatif Tata Ilmi Ma’unah merangkai tangkai demi tangkai bunga menjadi bouquet.

Perempuan 26 tahun tersebut dengan ahli merangkai bouquet. Dengan penuh cinta, ia merangkai bunga sesuai dengan perasaan customer. Menjadikan bouquet karyanya tidak hanya indah dipandang mata. Tapi juga bermakna sesuai dengan perasaan pemesannya.

Tata merupakan seorang pecinta bunga. Sejak masih sekolah, terbiasa membeli bunga untuk dirinya sendiri. Meski hanya setangkai, namun merasa sangat senang. Setelah lulus, berniat mencoba menjual bunga hasil rangkaiannya sendiri dan mulai mencari suplier melalui sosial media.

‘’Saya terjun ke dunia florist karena suka dengan bunga. Selain itu, senang dengan hal-hal berbau seni. Terlebih, saat itu belum banyak yang menyediakan bouquet di Bojonegoro seperti yang saya mau,’’ katanya.

Perempuan tinggal di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander tersebut mulai belajar membuat bouquet pertama kali pada 2017. Tepatnya, ketika hari Ibu ada temannya yang meminta bantuan untuk membuat bouquet untuk merayakan.

Kemudian, pada 2018, Tata mencoba memasarkan keahliannya tersebut sebagai usaha dari teman ke teman hingga melalui sosmed.

Dia merasa senang berkecimpung sebagai florist. Karena bisa bekerja sesuai kesenangan, sehingga berasa seperti bermain, namun menghasilkan. Selain itu, di dunia florist ia menjadi tau banyak hal tentang jenis-jenis bunga. Mulai dari bunga lokal hingga import.

Tata aktif mengikuti berbagai seminar atau workshop seputar florist di luar kota. Melalui kegiatan tersebut ia bertemu dengan banyak florist lain dari berbagai kota dan bisa sharing ilmu bersama. Tidak hanya itu, beragam perlombaan merangkai bunga juga pernah diikuti. Bahkan, ia pernah mendapat Juara 3 di perlombaan yang diselenggerakan oleh IPBI Jawa Timur pada 2023 di Surabaya. Selain itu, karyanya pernah menang sebagai Best Kreasi Bouquest saat seminar yang diadakan oleh WKF Group di Vasa Hotel Surabaya.

Sebagai florist, Tata melalui banyak hal seru dalam pekerjaannya. Termasuk, ketika harus menjadi tempat curhat customer. Ia merasa senang, ketika dapat membantu di momen spesial customer-nya. Terlebih ketika customer suka dengan hasil karyanya. Hal tersebut menjadi kesenangan sekaligus semangat tersendiri baginya.

‘’Paling suka ketika melihat orang senang ketika mendapat bunga yang saya buat,’’ ujarnya.

Tata mengatakan, senang bisa berkecimpung di dunia florist. Termasuk bisa sharing-sharing tentang bunga kepada orang-orang. Bahkan, ia berinisiatif untuk membuka workshop sebagai wadah sharing ilmu seputar perbungaan. Terlebih, ia melihat di Bojonegoro masih jarang florist yang mengadakan workshop. Tidak hanya itu, ia juga ingin memulai untuk membuat konten edukasi seputar florist di sosmed untuk ke depan.

‘’Harapannya apa yang saya bagikan bisa bermanfaat dan lebih membuka wawasan pengetahuan tentang dunia florist yang ingin belajar lebih dalam. Sehingga, kita bisa belajar bersama-sama,’’ pungkasnya. (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #Jatim #surabaya #ngumpakdalem #ipbi #dander #florist #Vasa Hotel Surabaya #bunga #bojonegoro #seminar #Workshop #bouquet #Customer