Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alrafeyza Maulana Efendi, Bocah Tujuh Tahun Juarai Delapan Kompetisi: Batasi Main Gadget, Ortu Arahkan Belajar Coding dan Robotik

Hakam Alghivari • Senin, 10 Februari 2025 | 22:30 WIB

 

 

BERPRESTASI: Alrafeyza Maulana Efendi boyong trofi dan medali dari delapan kompetisi yang ia ikuti dari Juni 2024 hingga Januari 2025.
BERPRESTASI: Alrafeyza Maulana Efendi boyong trofi dan medali dari delapan kompetisi yang ia ikuti dari Juni 2024 hingga Januari 2025.

Anak usia tujuh tahun lagi aktif-aktifnya bermain. Namun, Alrafaeyza Maulana Efendi sudah diberi tantangan mengikuti aneka lomba. Meski awalnya tidak menarget sebagai juara, ternyata hasil berkata lain. Kini, ia berhasil menjuarai delapan kompetisi.

YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


SEMANGAT meraih prestasi menjadi motto bocah cilik asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander. Bocah bernama lengkap Alrafaeyza Maulana Efendi itu meski baru berusia tujuh tahun dan masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) B terus terpacu mengoleksi berbagai medali dan piala.

Perjalanan anak laki-laki kerap disapa Rafa itu juga cukup berbeda dari lainnya. Jika biasanya banyak anak mengikuti bimbingan belajar (bimbel) atau les privat agar menang lomba, ia justru tidak diikutkan sama sekali oleh orang tuanya.

Hal ini disampaikan Moch. Ali Yusuf Efendi, bapaknya. ’’Dia tidak pernah ikut bimbel maupun lainnya. Sekolahnya pun di TKIT Mutiara Hati Kalitidu,” kata pria kerap disapa Fendi itu.

Namun, dia mengatakan, meski tidak mengikuti bimbel, Rafa diajari oleh ibunya yang berprofesi sebagai guru matematika di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kalitidu. Menurutnya, di awal mengikuti lomba sebagai challenge atau tantangan agar anak tidak hanya bermain dan malas belajar.

Namun, ternyata hasilnya luar biasa. Sehingga, jadi penyemangat belajar dan terus dikembangkan hingga saat ini. ’’Baru ikut lomba saat dia TK B,” ungkapnya. Fendi menyebutkan, beberapa raihan prestasi anak gemar sepak bola itu ialah Juara Harapan 3 Berhitung Matematika Genius Competition Juni 2024.

Lalu, Juara 1 Berhitung Matematika dan Juara 3 bahasa Inggris Genius Competition September 2024; dan Juara 3 Matematika Level A, Juara 2 Sains Level A, dan Juara 4 Bahasa Inggris Level A genius Science Olympiad Januari 2025.

Tidak hanya itu, Rafa juga berhasil mengantongi Juara 1 Berhitung Matematika dan Juara Harapan 3 Bahasa Inggris Genius Competition Januari 2025 di Gresik. ’’Sebetulnya bakat di saintek. Bahasa Inggris coba-coba, karena zaman teknologi harus bisa,” tutur pria menjabat local media officer (LMO) Persibo itu.

Dia mengatakan, untuk mencapai prestasi tentu ada beberapa tantangan dihadapi. Seperti membatasi jam main gadget sampai waktu tidur. Menurutnya, Rafa harus diajak tidur paling malam pukul 21.00 WIB. Dia pun berkomitmen terus mengikuti berbagai kompetisi sebagai salah satu medan tempur agar tidak malas belajar.

Guna mengapresiasi, Fendi mengatakan, dia beserta istrinya memberi hadiah berupa hal yang disukai Rafa. Entah makanan atau mainan. ’’Sebenarnya cita-cita dia sampai saat ini menjadi pemain sepak bola profesional. Bahkan, diarahkan cita-cita sukses akademik belum mau. Tapi, rencana kami arahkan dan persiapkan belajar coding dan robotik,” ungkap pria 37 tahun itu. (yna/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Batasi #bocah #Lomba #Juara #tk #gadget #coding