Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Muhammad Rafif Maulana, Pencetak Gol Terbanyak BFC di Liga 4: Tak Ragu Lawan Pemain Senior, Cetak Hattrick Lawan PS Blitar Raya

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 29 Januari 2025 | 20:04 WIB
PRODUKTIF: Muhammad Rafif Maulana, pemain BFC mencetak 5 gol di enam pertandingan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
PRODUKTIF: Muhammad Rafif Maulana, pemain BFC mencetak 5 gol di enam pertandingan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Muhammad Rafif Maulana membawa BFC pada Liga 4 Jawa Timur tembus babak 32 besar. Bahkan hampir lolos ke babak 16 besar. Setelah mencetak 5 gol di enam pertandingan.


IRVAN RAMADHON, Bojonegoro


TAK bisa bersantai, Muhammad Rafif Maulana langsung menatap persiapan untuk menghadapi pra porprov cabang olahraga (cabor) sepak bola. Padahal mahasiswa 19 tahun tersebut baru saja berjuang bersama Bojonegoro FC (BFC) di Liga 4.

Walau perjuangan penyerang BFC tersebut harus terhenti di babak 32 besar. Namun, Rafif berhasil menjadi pencetak gol terbanyak Laskar Rajekwesi. Lima gol dari enam laga dilakoni membuatnya menjadi bagian penting di dalam tim.

‘’Perasaan sangat senang bisa cetak lima gol di liga 4 dan membawa nama Bojonegoro FC lebih baik lagi, itu juga hasil kerjasama tim dan dan doa dari orang tua,” ungkap pemain asal Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut.

Rafif tidak merasa minder ketika tampil di Liga 4. Walau jadi pengalaman pertama, namun kesiapan secara fisik maupun mental membuat penyerang dari klub internal Also FC tersebut nyaman dan mampu tampil gacor. Padahal menghadapi lawan yang jauh lebih senior.

Penampilan terbaik Rafif ketika bertanding melawan PS Blitar Raya pada 8 Januari lalu di Stadion Canda Birawa Kediri. Penyerang bernomor punggung 24 tersebut terlibat di semua gol BFC ketika menang 3-0.

‘’Momen yang paling berkesan yaitu saat lawan PS Blitar Raya karena bisa cetak 2 gol dan 1 assist, dengan skor akhir 3-0,” jelas mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut.

Rafif sadar penampilan apik bersama BFC di Liga 4 musim ini berkat persiapan matang. Tentu latihan yang konsisten, dan bermain sesuai arahan strategi dari pelatih. Juga selalu disiplin menjalani latihan mandiri ketika tak bisa bergabung latihan bersama akibat kuliah.

‘’Menganggap semua pertandingan adalah laga yang penting,” ungkap alumni SMAN 3 Bojonegoro tersebut.

Walau mampu bermain baik, namun Rafif merasa kecewa tak bisa membawa BFC lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jatim. Akan tetapi di balik hasil tersebut, tetap bangga bisa membawa klub kota kelahiran mencapai target dari manajemen. Terlebih target yang sebenarnya di Porprov Jatim tahun ini.

‘’Hari ini (29/1) sudah mulai latihan lagi untuk persiapan pra porprov,” ungkap penyerang EPA Persik Kediri 2021 lalu itu.

Menurut Rafif, BFC memiliki kekeluargaan yang erat antara pemain dan pelatih beserta ofisial. Sehingga membuat tim lebih kuat dan memiliki kemistri di dalamnya. Juga menjadi modal berharga untuk menghadapi porprov mendatang.

Pemain pernah membela Persebaya U-14 di Piala Soeratin 2020 lalu tersebut kini fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi porprov. Selain itu, Rafif bertekad bermain di kompetisi pada jenjang lebih tinggi seperti Liga 1. Tentu menjadi pemain profesional.

‘’Sepak bola bisa menambah teman dan pengalaman,” ungkapnya. (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#mahasiswa #BFC #Liga 4 Jawa Timur #kuliah #sman 3 bojonegoro #cabor #Pacul #blitar #pra porprov #piala soeratin #Persebaya #bojonegoro fc #liga 1 #liga 4 #Porprov Jatim #kediri #unesa