Tujuh atlet korfball asal Bojonegoro berkesempatan tampil pada PON 2024 Aceh-Sumut mewakili Jawa Timur (Jatim). Ditargetkan meraih medali emas PON, meski latihan digelar di fasilitas belum standar.
IRVAN ROMADHON, Bojonegoro.
MENTARI pagi mengiringi delapan atlet cabang olahraga (cabor) korfball menjalani latihan di halaman Bakorwil Bojonegoro Rabu (21/8). Udara dingin tak menyurutkan semangat atlet untuk memersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Tentu kebanggaan membawa nama Jatim di kancah nasional menjadi motivasi berlebih delapan atlet tersebut untuk terus meningkatkan kemampuan. Terlebih Tim Korfball Jatim ditargetkan meraih medali emas.
Terdapat tujuh atlet asal Bojonegoro dari delapan atlet korfball Jatim yang bakal tampil di PON 2024 Aceh-Sumut, 8 September mendatang. Terdiri dari Rico Romana, Zidan Al Aris Yudistira; M. Frizi Aura Maulaya; Alda Rachmawati; Puji Purwanti; Nabila Filin Novelia; hingga Tiara Qonita Qurrota A'yuun.
Ketua Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Jatim Titah Arif Rahmad mengatakan, cabor korfball yang lolos PON di Nomor K-4 dengan 1 korf. Terdapan delapan atlet dan dua ofisial yang akan berangkat ke Aceh-Sumut.
‘’Tujuh atlet dari Bojonegoro dan satu atlet dari Kabupaten Malang,” jelasnya.
Tim Korfball Jatim akan berangkat ke Aceh-Sumut menggunakan pesawat pada 6 September. Saat ini para atlet sedang menjalani pemusatan latihan di Bakorwil Bojonegoro. Kepala Bakorwil merupakan pendamping dan bapak asuh Tim Korfball Jatim.
‘’Sejak awal Agustus sudah dilakukan sentralisasi atlet di Rumah Dinas Bakorwil Bojonegoro,” ungkap guru SMPN MT Bojonegoro tersebut.
Titah menjelaskan, semua persiapan sudah dilakukan. Mulai dari latihan fisik sesuai standart dari Koni Jatim, didampingi fisioterapis Afrizal Bintang hingga teknik secara maksimal.
‘’Juga mendapat kunjungan dari Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengurus Pusat (PP) PKSI serta diberikan materi pertandingan,” jelas pria merangkap Pelatih Tim Korfball Jatim itu.
Tim Korfball Jatim menargetkan medali emas di nomor K-4. Walau terdapat kendala dihadapi selama persiapan. Kendala berupa fasilitas yang belum standar. Seperti korf hasil modifikasi serta bola yang asli untuk korfball.
Menurut Titah, korfball merupaka olahraga mix-gender. Permainan korfball mengutamakan kerjasama tim, ketangkasan gerak, minimalisir kontak fisik, kesetaraan gender, dan hak melindungi penguasaan bola.
Tujuan utama dari permainan ini adalah untuk mencetak gol ke korf atau keranjang lawan sebanyak-banyaknya. Permainan bola besar ini dibagi dalam empat nomor, yakni korfball 8, korfball 4 - 2 korf, korfball 4 - 1 korf dan beach korfball.
Sedangkan korfball yang lolos PON di Nomor K-4 dengan 1 korf. Korfball 4-1 korf dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan di setiap tim. Dimainkan dalam lapangan permainan berukuran 20x20 meter (m), menggunakan 1 korf. (*/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana