Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Zainal Arifin, Ketua Forki Bojonegoro 2024-2028: Turunkan Bakat Karate pada Kedua Anaknya

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 9 Juli 2024 | 19:53 WIB
BANGGA: Zainal Arifin (paling kiri) langganan mengantarkan anak didiknya menjuarai kompetisi karate. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
BANGGA: Zainal Arifin (paling kiri) langganan mengantarkan anak didiknya menjuarai kompetisi karate. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Zainal Arifin menekuni olahraga karate sudah 34 tahun. Selain berhasil mengantarkan para atletnya langganan juara, bahkan kedua anaknya juga kerap langganan juara kompetisi karate.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


MENEKUNI bidang olahraga karate sejak 1990 lalu membuat Zainal Arifin berhasil menorehkan beragam prestasi membanggakan. Bahkan, di masa remajanya tak jarang menjuarai berbagai kompetisi karate.

Di antaranya Juara 2 Pekan Olahraga Mahasiswa Jawa Timur 2001 dan Juara 2 Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional Balik Papan 2001. Selain berhasil mencapai prestasi untuk diri sendiri. Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Cabang Bojonegoro tersebut juga berhasil mengantarkan anak didiknya langganan juara.

Di antaranya, Juara 1 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Tuban. Hingga beragam kejuaraan tingkat daerah yang langganan dimenangkan para anak didiknya. ’’Setiap mengikuti kejuaraan tingkat daerah, pasti berhasil menjadi juara. Entah juara 3, 2, ataupun 1,” tutur Ketua Pelayanan Pengaduan Masyarakat Bojonegoro tersebut.

Mengingat, ia telah menjadi pelatih karate sejak 2000 hingga awal 2024 ini. Kemudian, menjadi ketua Forki Cabang Bojonegoro terpilih sejak kemarin (8/7). ’’Saya sudah menekuni olahraga karate sejak duduk di bangku SMP pada 1990 silam. Kemudian, menjadi pelatih sejak tahun 2000,” ujar pria asal Kecamatan Sumberrejo tersebut.

Keahlian Zainal di bidang karate telah diturunkan kepada anak didiknya selama sekitar 24 tahun menjadi pelatih. Karena selain bisa menorehkan banyak prestasi membanggakan, karate juga memberikan manfaat untuk kesehatan badan. Selain itu, dapat membangun karakter setiap orang yang berkecimpung di dalamnya.

Kebahagiaan sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Bojonegoro tersebut kian merekah. Ketika kesenangannya di dunia karate dapat bermanfaat untuk orang lain.

’’Senang berkecimpung di dunia karate karena banyak manfaatnya. Namun, sedih ketika melihat para atlet karate yang sudah lewat SMA sederajat. Kemudian, memutuskan untuk tidak lanjut untuk ikut karate lagi,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro tersebut.

Selain menurunkan keahlian karate yang dimiliki kepada para atlet didiknya, Zainal juga menurunkan bakat di bidang karate kepada kedua anaknya. Bahkan, anak pertama perempuannya yang bernama Syafieqah El Nabilah Arifin juga kerap menjuarai olahraga karate tingkat mahasiswa.

Tidak kalah dengan sang kakak, anak keduanya dengan nama Lintang Gani Arifin juga langganan juara karate. ’’Anak-anak saya semua karate,” tambah Plt Kasubag TU Kantor Kemenag Bojonegoro tersebut.

Pria kelahiran 1978 itu berharap, ke depan bisa terus meningkatkan prestasi di bidang olahraga karate. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk para atlet didiknya. Juga, bisa menjadi motivasi untuk para putra-putrinya. ’’Mudah-mudahan bisa meningkatkan prestasi,” pungkasnya. (*/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Juara #porprov #Kompetisi #kemenag #tuban #bojonegoro #Bimas #forki #karate #BP4 #Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional