Ar-Ramadhan Ghozali Saputra, pemain klub putra Boma Bojonegoro membawa timnya juara mengalahkan Mitra Utama Kediri pada partai puncak, sekaligus jadi pemain terbaik.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro.
Pemuda itu masih mengenakan jersey dan bermandikan keringat saat dipanggil menuju podium di GOR Utama Bojonegoro 1 Juni lalu. Dia adalah Ar-Ramadhan Ghozali Saputra.
Namun, Rama, sapaan Ar-Ramadhan Ghozali Saputra, hanya berjalan sendiri tanpa teman-teman klub Boma Bojonegoro.
Ternyata, hal itu karena namanya berhasil menyabet most valuable player (MVP) alias pemain terbaik Kejruaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Antar Klub U-17 Jawa Timur. Pemuda asal Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota itu, mengaku tak menyangka bisa terpilih menjadi pemain terbaik se Jawa Timur
‘’Untuk pemain terbaik pastinya sangat senang dan bangga, tetapi tidak menjadikan saya cepat puas untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ungkap Rama dengan tegas.
Namun, hal lain yang lebih membuatnya bangga, yakni bisa membawa tim boma sebagai perwakilan Bojonegoro menjadi juara ‘’Dan lolos ke kejurnas untuk yang ke 2 kalinya,” imbuhnya.
Menurutnya, gelar juara tersebut dipersembahkan untuk pendukung Boma Bojonegoro dari awal kompetisi hingga grand final.
Rama berharap, prestasi di level provinsi tersebut menjadi pelecut anak-anak muda di Bojonegoro untuk mendapat prestasi serupa, bahkan lebih tinggi lagi.
Namun, pemuda alumnus SMAN 2 Bojonegoro itu menyadari bahwa pertandingan untuk memperebutkan tiket menuju kejurnas sangatlah berat, karena klub lain juga menyiapkan timnya cukup matang.
‘’Pertandingan yang dijalani selama kejurprov lumayan sengit karena level pertandingan kejurprov ini tentu berbeda dengan pertandingan sebelumnya,” ujarnya.
Rama tak menampik kejurprov kali ini, tim Boma yang ditunjuk sebagai perwakilan Bojonegoro diuntungkan dengan dukungan seuporter selaku tuan rumah.
Namun, hal itu tak semata-mata menjadi faktor utama menjadi jawara. Sebab, latihan ketat dan serius pun telah dijalani timnya selama ini.
‘’’Untuk persiapan kejurprov kita mulai pemusatan latihan sekitar 1 tahun yang lalu,” bebernya. Beragam jatuh bangun, selama menjalani proses latihan pun berbuah manis. Bahkan, hasil yang didapatinya tersebut, di luar perkiraan.
‘’Tidak menyangka, kita hanya mempersiapkan tim dengan maksimal dan hasilnya kita pasrahkan ke Allah SWT,” tutur Rama.
Meski, mengemban status sebagai pemain terbaik pada Kejurprov 2024, namun hal itu tak membuatnya terbebani. Ia pun lebih memfokuskan diri untuk berlatih bersama tim. ‘’Untuk sekarang ini tim kita sedang mempersiapkan untuk bertanding di kejurnas sebagai perwakilan provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari