Walaupun disibukkan dengan keseharian sebagai KBO Binmas, seorang polisi di Blora masih sempatkan waktu untuk menjadi guru ngaji. Sosok tersebut ialah Iptu Sugianto. Hal itu dilakukannya setelah menjalankan rutinitasnya sebagai aparat penegak hukum (APH) di Kota Sate itu.
Terlihat tegas saat tugas di lapangan. Namun, ternyata saat di lingkungan rumah, dirinya merupakan sosok humanis di mata masyarakat. Terlebih, ia menjadi guru ngaji di masjid dekat rumahnya. ’’Jadi, seharian saya tugas di kepolisian. Sorenya saya ngajar ngaji di Masjid Ar-Rahman, Kunden,” tuturnya.
Menurutnya, menjadi guru ngaji merupakan panggilan hati dari dirinya. Ia mengatakan, ada kepuasan batin sendiri ketika bisa membuat suasana masjid terlihat guyub rukun. ’’Di sini saya coba ajak remaja masjid (remas) untuk beraktivitas di masjid. Agar masjid itu makmur,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, pada bulan Ramadan tahun lalu, dirinya juga mengajak para remas untuk membuat kegiatan positif. Terlebih, dirinya juga menjadi Ketua RW setempat. ’’Saya ajak bikin lomba thek-thek, lomba azan, dan lomba lain-lainnya. Biar tidak monoton, mengaji saja. Karena anak-anak biar betah di masjid. Memakmurkan masjid,” terangnya.
Ia berharap, dengan apa yang ia lakukan anak-anak bisa mengenal satu dengan lainnya melalui aktivitas di masjid. ’’Biar menjaga kerukunan antar warga. Anak-anak agar tidak terjerumus ke pergaulan yang tidak baik dan ini cara ampuh untuk menghapus bullying yang rawan terhadap anak-anak,” tegasnya. (*/bgs)
Editor : Hakam Alghivari