Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Nelayan di Lamongan Tetap Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Hakam Alghivari • Selasa, 2 April 2024 | 01:15 WIB
BELUM NORMAL: Cuaca di perairan laut Pantura Lamongan masih berpotensi terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.
BELUM NORMAL: Cuaca di perairan laut Pantura Lamongan masih berpotensi terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.

LAMONGAN, Radar Lamongan Terpantau angin kencang dan gelombang tinggi, masih berpotensi terjadi di perairan laut Pantura Lamongan. Sejumlah nelayan yang masih melaut diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Fairys Firdaus, Sekertaris Rukun Nelayan Blimbing menjelaskan, nelayan cukup hati-hati saat melaut karena adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi. Apalagi, sebelumnya terdapat anak buah kapal (ABK) tenggelam di perairan Paciran, serta hingga kini belum ditemukan.

‘’Namun kalau sekarang tentunya sudah selesai angin barat, sehingga tak begitu besar ombaknya,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (31/3).

Berdasarkan pengamatannya, sejumlah nelayan mendapatkan hasil tangkapan lebih banyak dari biasanya. Beberapa jenis ikan cukup melimpah. Di antaranya harga ikan kuningan Rp 6 ribu per kilogram (kg), ikan kuniran lanang Rp 4 ribu per kg, ikan kapasan seharga Rp 6 ribu per kg. ‘’Nelayan tak menduga tangkapan ikan cukup melimpah,’’ imbuhnya.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Lamongan, Hendro Setyo Budi mengatakan, saat ini masih musim baratan. Namun, menurut dia, nelayan memberanikan melaut karena mendekati Lebaran. ‘’Rata-rata nelayan besar melaut, kalau nelayan kecil belum berani, nelayan kecil ini dibawah 5 GT (gross tonage, Red),’’ pungkasnya. (mal/sip/ind)

Editor : Hakam Alghivari
#badai #Was Anderson #laut #nelayan #lamongan #angin