Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Siti Sofiyatun, Perajin Bingkai Mahar Tiga Dimensi Sulit Mengatur Waktu saat Banyak Order

Hakam Alghivari • Rabu, 29 November 2023 | 21:45 WIB
BERKARYA: Siti Sofiyatun menunjukkan salah satu karyanya, yaitu bingkai mahar tiga dimensi. (IST/RDR.BJN)
BERKARYA: Siti Sofiyatun menunjukkan salah satu karyanya, yaitu bingkai mahar tiga dimensi. (IST/RDR.BJN)

Siti Sofiyatun, mahasiswi berprestasi bidang kewirausahaan. Dipercaya mewakili Bojonegoro di ajang bergengsi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo Nasional ke-IX 2023 di Bali.

Yana Dwi Kurniya Wati, Radar Bojonegoro.

Perempuan berhijab itu tampak serius dan teliti dalam mengemas bingkai mahar tiga dimensi. Dia adalah Siti Sofiyatun.

Berkat tangan terampilnya, tersusun mahar akrilik desain kakbah pesanan kliennya.

Mahasiswi tinggal di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas itu menceritakan, perjalanan merintis usaha dimulai dari iseng berjualan produk orang lain di online market store, perempuan akrab disapa Sofi tersebut tergugah ingin mempunyai usaha mandiri dari hasil tangannya sendiri.

Berharap bisa mengamalkan dalil khoirun nas anfa'uhum linnas yakni bermanfaat bagi manusia lain.

Dari situ saya berinisiatif membuat suatu usaha yang harapannya bisa bermanfaat untuk orang lain dalam kurun waktu lama, tuturnya dengan penuh harapan.

Pada 2022 dia memberanikan diri menjual produknya dengan nama Sofiya Store Frame Art. Meliputi frame atau bingkai mahar pernihakan dan kado ulang tahun yang dikemas dalam bentuk tiga dimensi.

Dimulai dari pesanan temannya kali pertama dia merasa sangat bangga hingga terus berusaha mengembangkan produknya di lingkup kampus.
Karena di kampus terdapat program PMW (program mahasiswa wirausah) meski produk baru satu kali order saya memberanikan diri untuk ikut lomba dan Alhamdulillah lolos, ungkap mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) tersebut.

Dia melanjutkan, produk lolos PMW wajib meneruskan lomba tingkat regional sampai nasional.

Dan sampailah di titik Sofi, perempuan kelahiran 2001 itu mewakili Bojonegoro di ajang KMI Expo Nasional ke-IX di Bali. Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan sampai di titik ini karena persaingan dunia usaha usaha sangat ketat bagi saya. Namun, rezeki tidak pernah ada yang tahu, tuturnya.

Dalam perjalanan usahanya yang tergolong baru, Sofi kerap kali menemui halangan. Seperti sulitnya menemukan cutting akrilik di Bojonegoro dengan harga ekonomis.

Tidak pernah mendapat hinaan dari orang lain bahkan, banyak dari mereka menyemangatinya.
Masa sulitnya itu mengatur waktu ketika banyak pesanan sedangkan saya masih mahasiswi dan ada kegiatan lain seperti mengajar. Banyak saran untuk cari karyawan tapi, saya masih ragu melangkah ke situ. Mungkin ke depannya, ucapnya dengan lembut. (*/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#Perempuan #Perajin #bingkai mahar pernikahan #bojonegoro #inspirasi