RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui penguatan karakter generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Peraturan Baris Berbaris (LPBB) Bakorwil III Malang Cup Tahun 2026 yang digelar pada 23–24 Mei 2026 di Kampus ABM (STIE) Malangkucecwara, Kota Malang.
Kegiatan yang terselenggara melalui kolaborasi antara Bakorwil Malang, EJSC Malang, MIRAI PROJECT, R-PRO, serta Kampus ABM (STIE) Malangkucecwara ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, khususnya melalui pilar Jatim Cerdas yang menitikberatkan pada penguatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi generasi muda.
Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar menegaskan bahwa kegiatan LPBB ini bukan sekadar ajang kompetisi baris-berbaris, melainkan media pembinaan karakter dan nasionalisme generasi muda.
“LPBB Bakorwil III Malang Cup ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Nawa Bhakti Satya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, khususnya pilar Jatim Cerdas. Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, nasionalisme, serta jiwa kepemimpinan yang kuat,” ujar Asep.
Menurutnya, Bakorwil Malang juga mendukung upaya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler yang positif, kompetitif, dan membangun mental generasi muda yang tangguh, profesional, serta berdaya saing.
LPBB Bakorwil III Malang Cup 2026 diikuti peserta tingkat SD, SMP, SMA sederajat hingga kategori PURNA dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ajang ini menjadi wadah pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, dan semangat kebangsaan bagi pelajar dan pemuda.
Dalam kerangka acuan kegiatan disebutkan bahwa Pasukan Pengibar Bendera bukan sekadar aktivitas baris-berbaris, melainkan bentuk nyata pengabdian generasi muda kepada bangsa melalui sikap disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat persatuan.
Selain menjadi sarana pembentukan karakter, kegiatan ini juga memberikan sertifikasi resmi kepada peserta yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung jalur prestasi non-akademik. Melalui kompetisi yang sehat dan profesional, Bakorwil Malang berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme dan persatuan bangsa.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil Malang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, pelatih, dewan juri, serta seluruh kolaborator yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semangat kolaborasi dan gotong royong lintas sektor dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun ekosistem pembinaan generasi muda di Jawa Timur.
Pelaksanaan kompetisi turut melibatkan dewan juri profesional dari Jawa Timur dan Jawa Tengah serta mendapat dukungan dari berbagai mitra, termasuk MFM Radio dan komunitas kepemudaan.
Ke depan, Bakorwil Malang berharap LPBB Bakorwil III Malang Cup dapat terus menjadi agenda strategis dalam membangun karakter, disiplin, dan jiwa nasionalisme generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Jawa Timur yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (*)
Editor : Yuan Edo Ramadhana