RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Upaya mendorong pertanian ramah lingkungan terus diperkuat melalui kegiatan Farmer Field Day (FFD) bertema “Transformasi Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Teknologi Biochar” yang digelar di Desa Banjaran, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (4/2/2026). Wilayah ini merupakan salah satu sentra hortikultura Bojonegoro sekaligus pemasok Program Makan Bergizi Gratis.
Kegiatan ini diinisiasi oleh WasteX, Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), dan Yayasan Agathis Dammara (AdaKarbon), serta didukung oleh P4G-WRI. Hadir dalam kegiatan ini para petani, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Baureno.
Pendampingan YBTS dalam Penerapan Biochar
Melalui pendampingan yang dilakukan YBTS, petani diperkenalkan pada teknologi biochar sekaligus dibekali praktik pertanian yang baik, mulai dari persiapan lahan, aktivasi biochar, hingga evaluasi hasil panen.
Salah satu petani kunci, Saifudin, telah menerapkan biochar pada lahan kangkung seluas ±500 m² sejak 3 Januari 2026 dengan pendampingan intensif dari YBTS. Ia menyampaikan bahwa penggunaan biochar disertai pendampingan ini memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan tanpa perlakuan, dari segi pertumbuhan maupun hasil panen.
“Saya merasa dengan pendampingan dan penerapan biochar, hasilnya lebih bagus,” ungkapnya.
Penguatan Kapasitas Petani melalui Biochar
Sejak 2024, sebanyak 799 petani di Jawa Tengah dan Jawa Timur di sekitar fasilitas produksi biochar telah terlibat dalam program pendampingan penerapan biochar. Program ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan produk, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
“Biochar adalah arang hayati kaya karbon berpori mikro yang terbuat dari limbah pertanian melalui proses pirolisis. Dalam pertanian, biochar berfungsi sebagai pembenah tanah dan harus diaktivasi sebelum digunakan,” jelas Riefna Rahmanda, Direktur AdaKarbon. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi aktivasi biochar oleh tim AdaKarbon, WasteX, dan YBTS sebagai bagian dari proses transfer pengetahuan kepada petani.
Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program Pendampingan
Kegiatan FFD dihadiri sekitar 96 petani Desa Banjaran, termasuk Kepala Desa Monder, yang menyampaikan dukungan terhadap program pendampingan dan penerapan biochar. Kehadiran Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, S.Pi., MP, semakin memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan inovasi dalam pengelolaan lahan yang dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani sekaligus mendorong peningkatan kesuburan tanah, produktivitas, dan kesejahteraan.
Dengan dukungan berbagai pihak, penerapan biochar diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat praktik pertanian berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi petani dan lingkungan di Kabupaten Bojonegoro. (*/kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari